Yuningsih Dorong Pemprov Gratiskan Sekolah Swasta

HJ Yuningsih MM

CIREBON – Kabar gembira datang di penghujung tahun 2019. Siswa-siswi SMA dan SMK Negeri di Jawa Barat tak perlu memikirkan biaya setelah Pemprov Jabar memutuskan menggratiskan biaya sekolah untuk jenjang pendidikan putih abu-abu mulai tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi II DPRD Jabar, Hj Yuningsih MM saat dihubungi Radar Cirebon, kemarin (2/12). Menurutnya, kebijakan yang diambil oleh pemprov tersebut, akan sangat berpengaruh dalam mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat dalam pendidikan.

Dijelaskannya, setelah kewenangan SMA dan SMK ditarik ke provinsi beberapa tahun lalu, banyak keluhan dari masyarakat terkait mahalnya biaya pendidikan untuk tingkat SMA dan SMK di Jawa Barat.

“Pemprov dan DPRD sepakat bahwa masyarakat harus diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bisa menikmati pendidikan. Biaya tidak boleh jadi kendala. Mulai tahun 2020, SMA dan SMK Negeri digratiskan,” ujarnya.

Dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, sekolah maupun komite dilarang memungut biaya dari siswa dalam bentuk apapun. Karena untuk sekolah negeri, seluruhnya di-cover oleh pemprov.

“Kalau ada pembangunan, ada bangunan rusak, segera ajukan perbaikan. Segera koordinasi dengan KCD Pendidikan Provinsi untuk penanganannya. Jangan dibebankan ke siswa atau wali siswa. Pelaksanaan dari kebijakan ini harus dikawal bersama, agar tepat dalam pelaksanaan,” imbuhnya.

Namun demikian, menurut Yuningsih, masih ada beberapa poin yang saat ini masih diperjuangkan oleh DPRD. Agar bisa segera direalisasikan oleh Pemprov Jabar. DPRD, utamanya dari Fraksi PKB mendorong agar apa yang didapat siswa dari sekolah negeri juga bisa diperoleh siswa dari sekolah swasta.

“Jadi, yang saat ini kita dorong adalah agar sekolah swasta, baik madrasah, pesantren atau sekolah-sekolah swasta lainnya, bisa merasakan dan mendapatkan seperti yang sekolah negeri peroleh. Ini akan kami perjuangkan sampai bisa terwujud. Setelah dilakukan di Jabar, ini juga harus diikuti oleh daerah kabupaten dan kota di Jawa Barat. Tingkat SD, SMP swasta ataupun madrasah bisa digratiskan,” ungkapnya. (dri)

Berita Terkait