XL Axiata Dukung Program Madrasah 4.0

Kepala Seksi Sarana & Prasarana Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Drs H Ahmad Farid MSi (kiri), Head of Sales Semarang XL Axiata Heriantoni (kanan), dan perwakilan madrasah pada penyerahan Gerakan Donasi Kuota untuk 42 Madrasah Aliyah se-Jateng di Semarang (26/11). Program ini akan terus berlanjut di beberapa provinsi untuk mendukung tercapainya Madrasah Aliyah 4.0.FOTO: XL FOR RADARCIREBON.COM

SEMARANG-Komitmen PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) untuk terus mendukung program Digitalisasi Madrasah yang diinisiasi oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag). Sejak diluncurkannya kerjasama kedua pihak pada Juli 2019 lalu, XL Axiata terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan Madrasah Aliyah (MA) di berbagai daerah.

Setelah penyaluran pertama untuk 70 madrasah di Jawa Barat, donasi selanjutnya disalurkan kepada 42 madrasah yang berada di 15 kota/kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Batang, Cilacap, Demak, Grobogan Jepara, Tegal, Kebumen, Kendal, Surakarta, Pati, Purbalingga, Rembang, Semarang, Sragen, dan Temanggung. Donasi diserahkan secara simbolis oleh Head of Sales Semarang XL Axiata Heriantoni bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Drs H A Saifulloh MAg di Semarang, Selasa (26/11).

Group Head Central Region XL Axiata Rd Sofia Purbayanti mengatakan Internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di Madrasah Aliyah yang pengelolaanya di bawah Kementeria Agama dengan kurikulum yang lebih menekankan pada pendidikan berbasis agama Islam.

“Kami sangat mengapresiasi pihak Kemenag yang memiliki visi sangat maju dalam membawa Madrasah memasuki era serba digital melalui program Madrasah 4.0. Karena ini pula kami juga sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui Gerakan Donasi Kuota yang akan semakin mempermudah Madrasah-madrasah mendapatkan akses ke layanan data berkecepatan tinggi,” katanya.

Sofia menambahkan, secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada total tidak kurang dari 579 Madrasah Aliyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga akhir 2019. Pemilihan Madrasah penerima donasi dilakukan oleh Kemenag dengan disesuaikan pada jangkauan jaringan layanan data milik XL Axiata.

“Karena itu, perluasan penyaluran donasi GDK akan selalu disesuaikan dengan perluasan jaringan data 3G dan 4G yang terus dilaksanakan XL Axiata yang semakin menjangkau area-area pelosok daerah, termasuk area yang berkategori terpencil dan terluar. Di wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah, jaringan 4G XL Axiata sudah masuk secara merata di seluruh kota/kabupaten sehingga akan sangat membantu Madrasah yang ingin menerapkan digitalisasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Drs H A Saifulloh MAg menuturkan, sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mewujudkan Madrasah Goes to Digital, pihaknya berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh melalui beragam program yang dikemas untuk menumbuhkan semangat digitalisasi di tengah para pelajar. Termasuk di dalamnya penyaluran perangkat internet berkecepatan tinggi kepada Madrasah Aliyah. Kami berharap ke depannya, program ini bisa menjangkau seluruh Madrasah Aliyah yang tersebar di Jawa Tengah.

“Hingga saat ini sudah ada sekitar 1.927 Madrasah Negeri dan Swasta yang menerapkan digitalisasi. Pihaknya mentargetkan jumlah tersebut akan terus bertambah mencapai 2.441 Madrasah Negeri dan Swasta yang akan menerapkan digitalisasi hingga akhir tahun 2019 nanti. Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, sampai saat ini sudah menjangkau Madrasah yang berada di 35 kota/kabupaten. Sebagian besar di antaranya mendapatkan dukungan akses data yang XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota,” tuturnya.

Drs H A Saifulloh MAg menambahkan, saat ini pemerintah terus menyempurnakan kurikulum pendidikan yang peka terhadap perkembangan teknologi digital. Upaya ini diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru-guru untuk mengubah metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.

“Kami juga mengapresiasi dukungan XL Axiata juga juga menghadirkan serangkaian program pendidikan dan pengembangan karakter berbasis digital di tingkat Madrasah Aliah yang sebelumnya sudah dilaksanakan di dalam program Bootcamp di sejumlah kota. (rdh/rls)

Berita Terkait