WNI Dirampok dan Diperkosa di Malaysia

tki-ilustrasi-dok
Ilustrasi. (dok. jawapos.com)

KUALA LUMPUR – Kepolisian Malaysia menangkap seorang pria berusia 31 tahun atas dugaan memperkosa dan merampok seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI). Korban yang berusia 34 tahun diketahui berprofesi sebagai tukang pijat.

Peristiwa perampokan dan pemerkosaan itu terjadi di dalam mobil pelaku di dekat sebuah pabrik di Kulai. Seperti dikutip The Star pada Rabu (13/11), korban bekerja sebagai tukang pijat paruh waktu.

Perempuan itu mengenal tersangka melalui aplikasi pesan singkat WeChat. Keduanya bertemu pada 8 November lalu dan pergi makan malam.

“Keesokan harinya tersangka menghubungi korban untuk dipijat di rumahnya. Tersangka kemudian mengklaim bahwa ia telah meninggalkan uangnya di mobil dan meminta korban menemani mengambil uang,” kata Kepala Kepolisian Wilayah Kulai, Inspektur Tok Beng Yeow, Rabu (13/11).

Seketika itu, lanjut Tok, tersangka mengajak korban pergi ke suatu tempat. “Ketika mereka tiba di lokasi, tersangka mengancam korban dengan parang dan meminta barang-barangnya sebelum melepaskan pakaian sang korban,” terangnya.

Korban dikabarkan sempat berusaha melawan, namun tersangka memukul wajahnya. Tersangka kemudian pergi dan meninggalkan korban di jalanan. Seorang pejalan kaki kemudian membantu korban untuk membuat laporan kepada polisi.

“Berdasarkan data intelijen yang dikumpulkan, polisi berhasil melacak tersangka dan berhasil menangkapnya pada Senin pekan ini sekitar pukul 08.00 pagi waktu setempat di Taman Putri,” katanya.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa barang milik korban. Tersangka juga sudah mengakui perbuatannya dan kini ditahan. Polisi menyelidiki kasus ini berdasarkan Pasal 392 KUHP Malaysia tentang perampokan dan Pasal 376 KUHP Malaysia terkait pemerkosaan.

Sementara itu, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melalui Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Judha Nugraha mengatakan, masih melakukan koordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur terkait kasus tersebut. (der/fin)

Berita Terkait