Warga Griya Caraka Gotong Royong Bersihkan Saluran Air, Berharap Perbaikan Jalan

Warga-Perumahan-Griya-Caraka-Gotong-Royong-(8)
GOTONG ROYONG: Warga Perumahan Griya Caraka melakukan kerja bakti membersihkan saluran air untuk antisipasi banjir di musim hujan. FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Warga RT6/7 Blok M Perumahan Griya Caraka, Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten cirebon, melakukan gotong royong dengan bersih-bersih saluran air. Kegiatan bersih-bersih untuk mengantisipasi terjadinya penyumbatan saluran air menjelang musim hujan dilakukan dari pagi sampai siang, Minggu (3/11).

Warga perumahan setempat, menaruh harapan kepada kuwu (kepala desa) Kalikoa yang baru terpilih dan akan dilantik Desember mendatang. Harapannya, memperbaiki sarana dan prasarana pada 4 ruas jalan yang hingga saat ini belum dilakukan pengaspalan.

“Proposal perbaikan telah diajukan,” kata Ketua RT 06 Novi Ardian. Mereka berharap, realisasi dilakukan pada triwulan pertama tahun mendatang.

“Kami mendengar kabar dari RW setempat katanya sudah masuk Musrenbang dan menjadi skala prioritas yang akan dikerjakan di tahun 2020. Mudah-mudahan benar direalisasi. Karena akses jalan ini sejak awal belum pernah ada perhatian,” ujarnya.

Novi mengatakan, usulan perbaikan jalan tersebut telah disampaikan sejak tahun 2017 secara resmi dan tertulis. Namun, saat pelaksanaan tidak kunjung dikerjakan meski pengukuran jalan sempat dilakukan pada 2018 lalu. Diakuinya, warga merasa khawatir, realisasi pengaspalan kembali menguap dan hanya sebatas catatan tertulis meski telah dijadikan skala prioritas.

“Karena tahun sebelumnya juga sudah diukur, tetapi hanya mengukurnya saja tidak diperbaiki. Jadi ya untuk apa. Kuwu baru harapan baru. Mudah-mudahan ini lebih amanah untuk merealisasikan kebutuhan warga. Karena di Perumahan Griya Caraka ini hanya ruas jalan di Blok M yang belum diaspal,” ungkapnya.

Sekretaris RT setempat, Aan Faturohman mengatakan, akses jalan sangat penting dan bepengaruh terhadap mobilitas warga. “Karena dengan akses jalan yang buruk, otomatis menghambat perekonomian warga juga,” pungkasnya.

Aan menyebutkan, kendala yang dialami selama akses jalan buruk. Musim kemarau, katanya, debu berterbangan hingga ke rumah-rumah warga.

Sementara saat musim hujan, imbuhnya, jalanan becek dan menjadi sulit untuk dilalui. “Sehingga dengan jalan yang mulus otomatis dapat menciptakan lingkungan bersih dan sehat, juga lingkungan yang indah, tertib dan nyaman,” tukasnya. (ade)

Berita Terkait