Walikota Persilkahkan Kadis Baru Bentuk Tim Teknis

Open-Bidding
ILUSTRASI

CIREBON-Walikota Cirebon telah melantik pejabat eselon IIb. Dari beberapa nama yang disebut-sebut jadi kandidat kuat, ada satu yang berhasil mematahkan prediksi. Ia adalah Suwarso Budi Winarno AP MSi.

Dari tujuh nama prediksi Radar Cirebon, dan dirilis pada Jumat (8/11), hanya posisi kepala DPPKB yang tidak tepat. Auditor Inspektorat Kota Cirebon ini juga tidak menyangka, bisa terpilih menjadi kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB). Pasalnya, dari tujuh jabatan yang open bidding, DPPKB adalah posisi paling banyak peserta yang melamar.

Dikatakannya, setelah proses seleksi administrasi dan rekam jejak jumlah pelamar yang lolos mencapai 11 orang. Bandingkan posisi dinas lain yang tidak lebih dari 5 pelamar saja. Ini membuat persaingan sangat ketat, dan peserta semuanya memiliki kompetensi dan kemampuan yang sangat baik.

“Iya, dibandingkan dengan yang lain, pelamar di DPPKB ini cukup banyak. Saya lihat semua bagus dan beberapa ada yang lebih senior dari saya,” ujar mantan Camat Harjamukti ini kepada Radar Cirebon, Minggu (10/11).

Suwarso yang pernah meraih camat terbaik tingkat Jawa Barat ini mengaku, sudah memiliki rencana program kerja yang terstruktur ketika melamar posisi DPPKB. Sehingga pada pembuatan makalah maupun pemaparan, bisa mempertahankannya di depan tim panitia seleksi.

Terkait tidak diperhitungkan dirinya dalam open bidding ini, dia menganggapnya sebuah keuntungan. Sepanjang tahapan, tidak terlalu tersorot media. Sehingga bisa berkonsentrasi pada proses open bidding. “Mungkin saja kondisi ini membuat nilai akumulasi menjadi lebih baik,” tuturnya.

“Kenapa saya terpilih saya enggak tahu juga. Pak Wali dan Pak Sekda yang paham alasannya. Mungkin karena saya orang lapangan enam tahun jadi lurah dan delapan tahun jadi camat,” imbuhnya.

PNS Teladan Kota Cirebon katagori eselon III Tahun 2017 ini meminta doa dan dukungannya agar diberi kelancaran dalam mengemban tugas.

Halaman: 1 2

Berita Terkait