Walikota Minta Korpri Tingkatan Produktivitas, Kurangi Seremonial

Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH memimpin Peringatan HUT ke-48 Korpri, HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional ke-25 di Halaman Kantor Sekretariat Daerah, Jumat (29/11).FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) harus tetap menjaga semangat untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai birokrat, untuk bisa mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas.

Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH meminta birokrat meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

“Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan,” ujar Azis, usai Peringatan HUT ke-48 Korpri, HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional ke-25 di Halaman Kantor Sekretariat Daerah, Jumat (29/11).

Ditegaskannya, Korpri adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Dalam menghadapi perubahan dan persaingan yang sengit, tidak boleh takut. Tapi harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara dan terobosan-terobosan baru.

“Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain,” lanjutnya.

Azis mengatakan semangat persatuan anggota Korpri dan PGRI harus tertanam baik demi pengabdian. Tugas guru adalah yang termulia, karena ditugasi untuk membentuk generasi masa depan bangsa. Guru harus terus belajar, jangan sampai kalah oleh peserta didik, apalagi di era globalisasi ini anak-anak sudah menggunakan teknologi. Sehingga guru pun harus ikut beradaptasi mengikuti perkembangan zaman.

Di era saat ini guru memiliki tanggung jawab besar, karena anak-anak zaman sekarang banyak keinginan tahuan. Untuk itu, guru sebagai pendidik harus mampu mendorong dan mengarahkan mereka ke jalan yang baik.

Karena itu guru harus memiliki keteladanan, integritas, kejujuran, kesabaran dalam mendidik anak-anak di sekolah dan dibarengi dengan pendidikan agama dan budi pekerti. “Kami ingin agar para guru mulai berinovasi demi peningkatan mutu pendidikan,” tandasnya. (gus)

Berita Terkait