Wakil Cirebon Keroyok Pesik Kuningan

Liga-3 Jawa Barat

Pesik-Kuningan
Skuad Pesik Kuningan percaya diri meskipun dikepung wakil dari Kabupaten Cirebon dalam laga seri 2 Liga-3 Jawa Barat. Optimistis lolos pada putara kedua. Foto: Tatang Rusmanta/Radar Cirebon

CIREBON – Fase grup Seri 2 Liga-3 Jawa Barat 2019 digelar pekan depan. Empat partai seru di Grup A akan digelar di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kabupaten Kuningan. Kick-off digelar pada 25 Oktober mendatang. Tuan rumah Pesik Kuningan akan menghadapi Al-Jabbar FC Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan hasil drawing yang digelar di Sekretarit PSSI Jawa Barat, Jalan Lodaya, Kota Bandung, 8 Oktober lalu, Grup A dihuni oleh lima kontestan. Ada empat klub asal Kabupaten Cirebon dengan Pesik satu-satunya wakil Kabupaten Kuningan sekaligus bertindak sebagai tuan rumah.

Selain Al-Jabar FC, kontestan asal Cirebon lainnya adalah Lemahtamba FC, Cirebon FC dan Bina Putra FC. Dikepung empat klub asal Kabupaten Cirebon, dari wilayah barat hingga timur, Pesik cukup percaya diri. Tim asal Kota Kuda itu optimistis lolos ke putaran dua.

“Insya Allah kami sudah siap tempur. Tidak ada masalah dengan agenda persiapan kami yang sudah berjalan beberapa waktu. Sekarang sudah masuk pada fase pematangan kinerja tim,” tutur pelatih kepala Pesik Kuningan, Ade Lesmana, kemarin (15/10).

Seperti tahun-tahun sebelumya, klub dengan warna kebesaran kuning-kuning itu memberikan tempat sebanyak-banyaknya bagi para pemain lokal. Pada musim ini pun, pemain Pesik 100 persen putra daerah Kuningan. Menurut Ade Lesmana, banyak talenta muda di Kuningan.

Di sisi lain, manajemen Pesik memang berkomitmen menjadikan klubnya sebagai wadah pemain lokal. “Semua pemain adalah putra daerah,” terang Ade. “Kuningan punya banyak potensi. Talenta yang ada tidak hanya layak bermain di Liga-3, tapi juga di Liga-2 dan Liga-1 Indonesia,” imbuhnya.

Mengenai rivalitas di Grup A, Ade Lesmana optimistis anak asuhnya mampu mengatasi tekanan empat klub asal Cirebon. Di sisi lain, Pesik memang sedikit lebih diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri. Namun demikian, pelatih yang juga mantan pemain Pesik itu enggan anak asuhnya menganggap remeh calon lawannya.

“Kalau optimistis itu ya, harus. Tapi tidak untuk remehkan lawan. Semua lawan patut kita waspadai. Karena mereka itu juga tim tangguh dan tentu sama-sama sudah mempersiapkan para pemainnya dengan baik,” ungkapnya.

Al-Jabbar FC yang akan jadi lawan perdana Pesik juga optimistis di kompetisi ini. Klub asal Wilayah Timur Cirebon (WTC) itu mengincar modal besar dengan mencuri poin penuh di laga pertama. Artinya, mereka berambisi menjadikan Pesik sebagai korban pertama di awal musim ini.

Manajer Al-Jabbar FC, Retno Widodo memastikan, timnya sudah siap 100 persen. “Kita tidak gentar meski harus menghadapi tuan rumah di pertandingan pertama. Anak-anak sudah disiapkan sebaik mungkin. Insya Allah kita menang dan raih tiga poin,” katanya. (ttr)

Berita Terkait