Waduk Setupatok Kering Justru Jadi Indah

Ramai Dikunjungi Warga pada Akhir Pekan

Seorang anak bermain di tengah puluhan kerbau di Waduk Setupatok yang mengering.FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Kemarau panjang yang terjadi tahun ini membuat Waduk Setupatok mengering. Dasar waduk yang sebelumnya terisi jutaan meter kubik air kini muncul ke permukaan. Tapi, justru indah. Karena kini tumbuh rerumputan hijau memanjakan mata. Waduk yang ada di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, itu pun belakangan ramai pengunjung.

Pemandangan ini tentu hanya terlihat jika musim kemarau ekstrem terjadi. Pemandangan tersebut adalah hamparan rumput hijau menyegarkan mata bagaikan padang savana yang terlihat sepanjang mata memandang. Sudah dua bulan terakhir dasar Waduk Setupatok jadi tempat swafoto. Jumlah pengunjung membeludak di akhir pekan.

”Kalau hari biasa ramainya sore, antara jam 4 sampai magrib. Kalau hari Minggu biasanya ramai pagi dan sore. Rumput hijau ini mulai tumbuh saat waduk mengering. Kalau tidak digarap sawah dan pertanian, mungkin satu hamparan dasar di waduk ini ditumbuhi rumput semua,” ujar Saleh, warga Desa Sinarancang.

Saleh yang setiap hari mengembalakan kerbau di lokasi tersebut mengaku terbantu. Di tengah musim kemarau ekstrem yang terjadi, sangat sulit bagi pengembala kerbau bisa mendapatkan rumput segar. Pilihan satu-satunya adalah mengembala kerbau di dasar waduk. “Cuma di sini yang rumputnya masih hijau. Pengembala kerbau sedikit terbantu. Apalagi jumlah kerbau di desa kami cukup banyak, mungkin hampir 100 ekor kalau ditotal,” imbuhnya.

Menurut Saleh, kerbau-kerbau milik warga sekitar seperti tahu dengan kondisi itu. Jika pengunjung datang dan berfoto-foto, kerbau-kerbau itu tidak menggangu dan akan berjalan ke sisi waduk yang tanahnya masih basah dan tergenang air. “Banyak orang yang datang foto-foto, tapi kerbaunya gak ganggu. Kalau ada orang justru kerbaunya yang minggir sendiri. pengunjung ada yang jalan kaki, ada juga yang bawa motor ke dasar waduk. Kalau bawa motor lebih enak karena bisa keliling jauh sampai ke bukit yang di tengah danau,” paparnya.

Sementara Salimah salah satu pengunjung yang ditemui Radar Cirebon mengaku sengaja datang ke Waduk Setupatok setelah mendengar informasi dari teman-temannya soal rerumputan hijau di waduk tersebut. “Penasaran saja sih awalnya. Pas sampai lokasi, memang lumayan bagus. Murah juga, bahkan tidak keluar duit sama sekali. Parkirnya gratis, tinggal bawa air saja sama handphone buat foto-foto. Kalau diposting di internet lumayan, kayak bukan di Cirebon,” jelasnya. (dri)

Berita Terkait