Waduk Darma Jadi Destinasi Wisata Dunia, Tamkot Kuningan Miniatur Alun-alun Bandung

ridwan-kamil-di-waduk-darma
BERDISKUSI: Gubernur Ridwan Kamil (kopiah hitam) bersama sejumlah unsur forkopimda Kabupaten Kuningan saat meninjau langsung Waduk Darma. Foto: M Taufik/Radar Kuningan

CIREBON – Program Jabar Juara yang digaungkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal diwujudkan dalam dua proyek besar di Kabupaten Kuningan. Yaitu revitalisasi Waduk Darma menjadi destinasi wisata unggulan Jawa Barat berkelas dunia. Tidak hanya itu, Taman Kota Kuningan akan disulap menjadi miniatur Alun-alun Bandung.

Ide pengembangan objek wisata Waduk Darma dilontarkan Kang Emil –panggilan akrab gubernur, saat kunjungan kampanye pencalonannya pada Pilgub Jabar bulan Maret 2018 lalu. Saat itu Kang Emil berkesempatan menaiki perahu wisata berkeliling Waduk Darma. Sambil menikmati keindahan alam bendungan peninggalan Belanda tersebut, dia tampak menggoreskan penanya di secarik kertas membuat sketsa rencana pembangunan Waduk Darma.

Rencana tersebut dibuktikan Kang Emil setelah resmi terpilih dan dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat. Keseriusannya menyulap Waduk Darma menjadi bendungan terindah di Indonesia tersebut dilontarkan saat membuka event Tour de Linggarjati IV.

Gubernur kembali menyampaikan rencananya mengubah Waduk Darma menjadi objek wisata unggulan Kuningan juga Jawa Barat. Dengan konsep yang belum pernah ada di Indonesia.

“Ini merupakan komitmen saya menjadikan Kuningan sebagai salah satu kabupaten pariwisata terbaik di Jawa Barat. Dengan dana Rp50 miliar yang sudah dianggarkan pada APBD Provinsi Jawa Barat tahun depan untuk revitalisasi Waduk Darma, mudah-mudahan bisa disetujui sehingga bisa menjadikan Waduk Darma sebagai danau wisata terbaik di Indonesia,” ungkap Emil kala itu.

Dalam pelaksanaannya, kata Emil, diupayakan semua pihak bisa setuju dan tidak ada yang merasa dirugikan. Pihaknya akan melakukan beberapa penataan dan pergeseran yang diharapkan bisa diterima oleh masyarakat sekitar Waduk Darma.

“Karena revitalisasi ini tujuan akhirnya adalah untuk kebaikan kita bersama. Segala pergeseran dan perubahan diharapkan tidak menjadi kendala, sehingga meminta keikhlasan dan paritispasi semua pihak untuk kelancaran perubahan Waduk Darma ini menjadi lebih baik,” harapnya.

Keseriusan Emil ingin menyulap Waduk Darma ini dibuktikan dengan melakukan kunjungan langsung ke Waduk Darma. Didampingi Bupati Kuningan Acep Purnama, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, gubernur menyempatkan berbincang dengan camat Darma dan sembilan kepala desa yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Waduk Darma.

Beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut di antaranya tentang penanganan keramba jaring apung (Japung) yang sudah overload, potensi wisata yang bakal dikembangkan, keterlibatan investor hingga kemungkinan pengerukan sedimentasi yang semakin tebal.

“Kuningan sebenarnya punya banyak potensi wisata, namun belum tertangani secara optimal. Salah satunya objek wisata Waduk Darma ini, nanti kita akan rombak total dengan mendatangkan sejumlah investor. Sehingga nantinya akan menjadi salah satu wisata air andalan Jawa Barat yang akan menarik wisatawan dari Jakarta dan lainnya datang ke sini,” tandasnya kala itu.

Rencana pembangunan Waduk Darma semakin mantap dengan pencanangan Waduk Darma sebagai destinasi wisata internasional oleh Ridwan Kamil saat peringatan Hari Air Dunia (World Water Day) ke-27, Jumat, 29 Maret 2019.

Kini proyek Waduk Kuningan sudah memasuki tahap awal. Dengan anggaran Rp9 miliar, proyek revitalisasi Waduk Darma ini masih fokus pada penataan tampilan wajah yang meliputi pintu gerbang dan kawasan darat sebelah timur yang kini dilengkapi gazebo dan pedestrian (trotoar).

Rencananya pembangunan revitalisasi Waduk Darma akan dilanjutkan pada tahun 2020 mendatang dengan menganggarkan dana APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp120 miliar. Setelah itu, akan dimulai pembangunan besar Waduk Darma sesuai konsep yang dibuat Gubernur Ridwan Kamil dengan berbagai wahana wisata baru seperti board walk, food court, dermaga untuk perahu wisata, viewing deck hinga floating pavillion di tengah waduk.

Selain pengembangan Waduk Darma, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga merencanakan perombakan total Taman Kota (Tamkot) Kuningan menjadi miniatur Alun-alun Bandung. Rencana gubernur tersebut diungkapkan saat menghadiri event balap sepeda internasional kebanggaan warga Kuningan Tour de Linggarjati bulan September 2019 lalu.

Kala itu gubernur didampingi Bupati Kuningan Acep Purnama dan wakilnya M Ridho Suganda dan Sekda Dian Rachmat Yanuar menyempatkan meninjau Taman Kota Kuningan. Mereka membahas rencana revitalisasi tempat nongkrong warga Kuningan di tahun depan.

Sedikit bocoran, Emil berencana merenovasi total Taman Kota Kuningan tersebut menjadi miniatur Alun-alun Bandung. Dengan konsep bangunan permanen dua lantai terdiri dari lantai basement untuk lahan parkir dan bagian atas untuk ruang terbuka hijau.

Taman Kota Kuningan nantinya langsung terhubung dengan Masjid Agung Syiarul Islam. Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan Taman Kota ini direncanakan akan menghabiskan dana Rp15 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat. (fik)

Berita Terkait