Viral Video Aksi Aparat dalam Masjid, Polda Sulsel Minta Maaf

Screenshot video pengerjaran mahasiswa di dalam masjid.

MAKASSAR – Dua buah video beredar di grup Whats App, juga media sosial. Masing-masing berdurasi 7 detil dan 22 detik. Di kedua video tersebut, nampak beberapa polisi membawa tongkat, tameng, menggunakan helm dan bersepatu menangkap sejumlah mahasiswa yang diduga pendemo di dalam masjid.

Polda Sulsel menyampaikan klarifikasi. Awal beredarnya video tersebut, memang mirip kejadian di petamburan Jakarta. Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, bahwa memang betul masjid itu ada di sebelah kantor DPRD Sulsel.

Kronologis kejadian, anggota yg sedang melakukan pengamanan demonstrasi di kantor DPRD, dilempar mahasiswa dengan batu. Pasca lemparan itu terjadilah pengejaran mahasiswa oleh anggota, namun mahasiswa bersembunyi di masjid samping DPRD.

Mahasiswa yang melempar petugas sengaja menjadikan masjid sebagai tameng. Akhirnya petugas menangkap mahasiswa pelaku pelemparan yg bersembunyi di masjid.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Polda Sulsel mohon maaf yg sebesar besarnya atas insiden tersebut.

Oknum yang melakukan tindakan berlebihan akan diproses secara hukum. Namun mahasiswa pelaku pelemparan juga akan diproses secara hukum. Propam segera melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut. Demikian klarifikasi ini kami buat atas petunjuk bapak Kapolda Sulsel.

Di lain pihak, Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat (PP) Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI), Abd Haris Zainuddin, angkat bicara terkait beredarnya video tersebut.

Haris mengatakan, video yang menampilkan tindakan oknum aparat seperti ini sudah berulang kali beredar dengan latar tempat yakni masjid dan waktu yang berbeda. Karena itu, ia dengan tegas mengingatkan kepada pihak aparat untuk lebih berhati-hati bertindak di dalam masjid.

“Sebelumnya, video seperti ini juga pernah beredar yang menunjukkan aparat berlaku kasar terhadap mahasiswa dalam masjid. Celakanya, oknum polisi di dalam video tersebut juga selalu terlihat tidak melepas alas kaki,” kata Haris. (yud/rls)

Berita Terkait