UMKM Wajib Miliki Laporan Keuangan

UMKM-Wajib-Miliki-Laporan-Keuangan
BANTU UKM: Tax Center Universitas Swadaya Gunung Jati bekerjasama dengan KPP Pratama Cirebon Satu mengadakan seminar digital marketing kepada pelaku UMKM belum lama ini. FOTO: ISTIMEWA/RADAR CIREBON

CIREBON — Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dituntut memiliki laporan keuangannya tersendiri. Selain itu, UMKM juga harus melek teknologi yang dimanfaatkan sebagai media pemasaran dalam persaingan di era industri 4.0. Hal itu disampaikan Ketua Tax Center UGJ Moh Yudi Mahadianto ketika menjadi pembicara dalam kerja sama KPP Pratama Cirebon Satu dengan Tax Center Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon di Hotel Bentani, belum lama ini.

Pada kegiatan Business Development Services mengusung tema Digital Marketing untuk UMKM di Era Revolusi Digital Industri 4.0 itu, Yudi mengatakan, pelaku UMKM harus melek teknologi jika ingin meningkatkan penjualan. Hal ini berkaitan dengann memasarkan produk dengan konsep dan kemasan yang menarik.

“Pelaku UMKM ini sudah harus menggunakan laporan keuangannya sendiri. Artinya, setiap ada transaksi harus di catat. Baik pengeluaran atau pemasukan. Jadi kita bisa tau keuntungan kita sebenarnya dan itu penting sekali,” kata Yudi kepada Radar, kemarin.

Menurut Yudi, selama ini pelaku UMKM tidak dapat memisahkan antara uang hasil dari transaksi berjualan dengan uang pribadi mereka. “Mereka kebanyakan dicampur antara uang pribadi dengan hasil penjualan. Itu tidak boleh. Jangan menganggap kita sudah untung, jika belum tau untungnya seperti apa,” tukasnya.

Acara yang terselenggara dihadiri oleh 160 pelaku UMKM. Yudi berharap para pelaku UMKM dapat membuat laporan keuangan sehingga mengetahui dengan rinci Harga Pokok Penjualan (HPP), biaya dan margin keuntungan yang diterima mereka.

“Kemudian UMKM dapat lebih mudah memanfaatkan teknologi informasi yang ada dan dapat lebih mudah melakukan pemasaran dan jaringannya. Tidak kalah penting, UMKM diharapkan mengetahui regulasi perizinan sehingga ke depannya UMKM dapat lebih berinovasi, berkembang dan kompetitif,” imbuh Yudi. (ade)

Berita Terkait