Tol Layang Japek Siap Dipakai untuk Nataru

jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-ii-elevated-di-bekasi-jawa-barat-rabu-4122019-foto-antararisky-andriantowsj-33
Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). Foto: ANTARA/Risky Andrianto/wsj.

JAKARTA – Kemacetan di jalan tol yang mengarah ke Jakarta maupun sebaliknya, diharapkan tidak terjadi di liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Beroperasinya Tol Jakarta Cikampek (Japek), diharapkan dapat menjadi solusi kepadatan ini.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan, tol layang Jakarta-Cikampek dijadwalkan beroperasi pada 20 Desember nanti. Pembukaan tol diundur dari jadwal semula 15 Desember karena beberapa faktor pekerjaan. “Sudah disepakati bahwa Tol Layang Japek beroperasi untuk umum mundur jadi 20 Desember,” kata Budi Karya, kepada wartawan, Minggu (8/12).

Keberadaan Tol Japek ini tentu dapat dimanfaatkan masyarakat dari Cirebon dan sekitarnya yang hendak menuju Jakarta maupun sebaliknya. Namun, diimbau dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam selama masa uji coba.

Tol layang Japek memiliki panjang 38 kilometer dan termasuk tol layang terpanjang di Indonesia. Selama masa uji coba dan evaluasi, disepakati penggunaannya hanya untuk kendaraan golongan I non bus.

Tarif Tol Layang Japek II diusulkan Rp1.250 per kilometer. Hal itu mengacu pada dokumen Perjanjian  Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Direktur Utama Jasa Marga Jalan Layang Cikampek, Djoko Dwiyono mengungkapkan, tarif Tol Layang Japek II terintegrasi dengan Tol Jakarta-Cikampek. (yud/ant/jpnn)

Berita Terkait