Tol dan Pantura Sudah Lancar, Tidak Ada Penumpukan Pemudik, One Way akan Dibuka Lagi saat Arus Balik

Pemudik yang menggunakan sepeda motor melaju di jalur pantura Cirebon menuju arah Jawa Tengah, kemarin. Jumlah kendaraan pemudik terus menurun, baik yang melalui pantura maupun tol. FOTO:ILMI YANFA’UNNAS/RADAR CIREBON
Pemudik yang menggunakan sepeda motor melaju di jalur pantura Cirebon menuju arah Jawa Tengah, kemarin. Jumlah kendaraan pemudik terus menurun, baik yang melalui pantura maupun tol.FOTO:ILMI YANFA’UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBONOne way atau satu arah di tol sedianya digelar sampai kemarin (2/6). Tapi, Senin (3/6), masih diberlakukan. Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri, Minggu malam (2/6). One way akan diberlakukan dari Km 70 Cikampek Utama hingga Km 414 Kali Kalikangkung Semarang.

Refdi mengatakan, one way ini diberlakukan karena masih banyak kendaraan yang belum keluar Jakarta. Diperkirakan masih ada 90 ribu kendaraan yang akan meninggalkan ibu kota. “Berdasarkan masih banyaknya kendaraan yang belum keluar dari Jakarta, diprediksi sekitar 90 ribu, maka one way tetap akan diberlakukan esok hari Senin (3/6) mulai pukul 06.00 WIB pagi,” ujarnya.

Ia mengatakan, one way hari ini (Senin, red) direncanakan dimulai 06.00 hingga pukul 21.00 WIB. Tapi, lanjutnya, bisa saja berubah. Bergantung situasi arus mudik. “Jadi waktu selesainya situasional. Sesuai rencana pukul 21.00 WIB, tapi jika situasi pergerakan kendaraan aman, maka akan dinormalisasi,” pungkasnya.

Di jalur tol sendiri kemarin merupakan masih tampak lancar. “Mulai padat itu setelah dilakukan one way sekitar pukul 06.00 sampai dengan pukul 11.00. Traffic paling tinggi tadi (kemarin, red) selama one way empat hari terakhir,” ujar Kepala Seksi Pengumpulan Tol, Keuangan, SDM dan Umum PT SMR selaku pengelola ruas Tol Kanci-Pejagan Uum Jumadi.

Dikatakan Uum, jumlah peningkatan kendaraan pemudik kemarin sekitar 15 persen jika dibanding hari-hari sebelumnya. Namun diakuinya, karena dilakukan one way, maka kendaraan-kendaraan cepat habis dan relatif lancar. “Setelah jam 11 siang itu lalu lintas kembali normal. Bahkan turun drastis. Kalau melihat grafiknya sepertinya saat itulah (siang kemarin, red) puncaknya. Paling tinggi dari kemarin-kemarin selama one way,” imbuhnya.

Namun demikian, Uum mengaku saat ini belum bisa menyajikan data secara ril karena masih menunggu pelaporan dari timnya. “Nanti kalau data sudah masuk saya kirimkan. Saat ini masih pengumpulan data dulu. Belum masuk semua dari tim yang ada di lapangan,” jelasnya kepada Radar Cirebon.

Seperti diketahui, pelaksanaan one way untuk arus mudik di tol Trans Jawa diberlakukan sejak tanggal 30 Mei 2019 sampai 2 Juni 2019. Selanjutnya, kebijakan one way atau satu arah ini akan dilaksanakan kembali saat arus balik.

Sementara di jalur pantura Cirebon, Wakil Kepala Pos Pam Harjamukti Iptu Sugiono SH menuturkan, arus mudik Minggu (2/6) cukup lancar. “Di hari Sabtu malam (1/6) menjadi puncak arus mudik yang terpantau di jalur pantura. Kendaraan memang cukup padat, tapi hari ini (kemarin, red) yang arah Jawa Tengah mulai berkurang dan lancar,” jelasnya.

Kepadatan di jalur pantura arah Jakarta akibat penerapan satu arah di tol, juga diakaui mulai berkurang. Tak padat seperti Sabtu lalu (1/6). “Kini kendaraan dari arah Jateng menuju Jakarta landai lancar dan lebih mudah diatur oleh petugas,” akunya. (dri/apr/fin)

Berita Terkait