Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM, Indramayu Berdaya Gelar Seminar Kewirausahaan

Seminar-UMKM
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM: Pembina UMKM Juara bersama pelaku UMKM saat menggelar seminar kewirausahaan dengan tema mulai bisnis dari nol di aula Diskopdagin Kabupaten Indramayu. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Guna meningkatkan kapasitas pelaku Usahan Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu, Komunitas Indramayu Berdaya bekerja sama dengan UMKM Juara gelar seminar kewirausahaan.

Acara yang bertempat di aula Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu di hadiri pelaku UMKM, pendamping UMKM Juara Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat, dan pemateri Owner Banana Kraton.

Ketua Komunitas Indramayu Berdaya, Badri Siddiky menyampaikan, seminar peningkatan kapasitas pelaku UMKM ataupun yang baru ingin memulai berwirausaha dengan tema memulai bisnis dari nol. Hadir pemateri yang berkompetan dan sudah berpengalaman merintis usaha dari nol hingga sukses. Selain itu untuk menambah wawasan, bagaimana trik-trik agar dalam menjalankan usaha tidak mengalami kesulitan.

“Kami datangkan pemateri yang memiliki pengalaman, yang sudah berkecimpung di dunia usaha dari nol hingga bisa sukses. Terutama bagi yang baru ingin merintis usaha dari nol diberikan pengalaman bagaimana memulai usaha,” kata Badri.

Dikatakan Badri yang juga koordinator UMKM Juara Kabupaten Indramayu, dalam seminar kewirausahaan Indramayu Berdaya berupaya membangun sumber daya bagi para pelaku usaha. Terutama mindset pelaku usaha yang terkadang mental jiwa berwirausaha masih belum terbangun.

“Menjadi wirausahawan sukses butuh perjuangan dan kerja keras. Dan memang, hal yang sulit, jatuh bangun, hal yang biasa di dunia usaha. Mental inilah yang harus dimiliki para pelaku UMKM di Indramayu,” ujarnya.

Maka adanya komunitas Indramayu Berdaya menjadi wadah bagi pelaku usaha ataupun bagi orang-orang baru yang ingin merintis dan terjun di bidang usaha. Dengan Indramayu Berdaya, bisa saling tukar pikiran bidang usaha, peluang, sampai bisa memperluas jaringan pemasaran produk.

Pmasaran, Lanjut Badri, menjadi permasalahan yang cukup kompleks bagi para pelaku usaha. Sehingga dalam kegiatan seminar, peserta diberikan trik-trik bagaimana pemasaran yang bagus, agar produk usahanya dapat memasuki pangsa pasar yang lebih luas.

“Acara ini sebagai sarana silaturrahmi antara pelaku UMKM, dari berbagai macam usaha. Secara tak langsung ini pun membuka peluang pemasaran dengan sesama pelaku usaha, karena semakin banyak relasi maka membuka pangsa pasar,” terangnya.

“Teman-teman UMKM di Kabupaten Indramayu lebih maju, mandiri, berdaya, dan bisa terus berkembang,” imbuhnya.

Sementara itu, Pembina UMKM Juara, Thobiin menjelaskan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jabar terdapat 4 pembina yang masing-masing membina 13 UMKM di Kabupaten Indramayu. “Di Indramayu ada 52 UMKM binaan kami. Adanya seminar memulai usaha dari nol memberikan pengalaman bagi peserta agar kapasitas diri sebagai pelaku usaha lebib mantap, bisa berkenalan dengan pelaku usaha lainnya se-Indramayu,” ujarnya.

Menurutnya UMKM binaanya mengalami pertumbuhan yang bagus sejak setahun lalu. Sejauh ini tidak ada kesulitan dari segi apa pun, termasuk dalam perijinan. Namun pihaknya pun masih butuh pembinaan bagi pelaku UMKM dari segi pemasaran produk.

“Sedang kita genjot di sektor pemasarannya adakan kegiatan seminar ataup kopdar bagi pelaku UMKM sebenarnya sebagai salah satu cara kita membuka peluang pemasaran,” tandasnya. (oni)

Berita Terkait