Tiga Serangkai Melunak, Lobi-lobi AKD Masih A lot, Komisi II Jadi Rebutan

DPRD Kota Cirebon

CIREBON-Lobi-lobi penentuan alat kelengkapan dewan (AKD) masih alot. Ada fraksi yang masih ngoto. Ada juga yang mulai melunak. Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, belakangan Fraksi Partai Demokrat kabarnya bakal ditinggal dari penentuan AKD.

Di lingkungan Griya Sawala, kabarnya kendali AKD didominasi tiga partai saja yakni, Partai Amanat Nasional (PAN) dengan motornya Dani Mardani SH MH, M Handarujati Kalamullah dari Fraksi Partai Demokrat dan Edi Suripno SIP MSi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Namun, dominasi ketiga sosok incumbent tersebut perlahan memudar. Apalagi setelah fraksi-fraksi di luar itu melakukan konsolidasi. “Mereka bertiga kepinginnya ngatur seperti periode sebelumnya,” ujar sumber Radar, di internal DPRD, Kamis (26/9).

Belakangan, tiga serangkai mulai melunak. Mereka menangkap indikasi kekalahan dalam proses penentuan AKD. Formasi AKD minus tiga serangkai, saat ini tengah memperjuangkan sejumlah posisi. Ketua Komisi I diplot untuk PDI Perjuangan. Bagi kalangan non tiga serangkai, PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Fitria Pamungkaswati dianggap lebih bisa diajak kerja sama.

Berikutnya, di Komisi II diplot untuk Fraksi Partai Nasdem, dan Ketua Komisi III diplot jadi milik Fraksi Partai Gerindra. Sedanagkan ketua Badan Kehormatan (BK) akan menjadi milik Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Bapemperda untuk PPP.

Meski tak bersedia mengonfirmasi informasi itu, Wakil Ketua Fraksi PDIP, Cicip Awaludin SH mengaku masih berkomunikasi dengan fraksi mitra koalisi. Deretan fraksi tersebut ialah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP dan PKS. “Koalisi ini dibangun didasarkan atas kesepahaman,” kata Cicip, kepada Radar Cirebon.

Di tempat terpisah, M Handarujati Kalamullah mengaku membahas di tingkat pimpinan. Untuk saat ini, Fraksi Demokrat sudah melakukan penempatan calon anggota dengan komposisi, Komisi I R Endah, Komisi II P Yuliarso, dan Komisi III Dian Novitasari.

Untuk Bapemperda P Yuliarso dan R Endah, Banggar P Yuliarso dan Dian Novitasari, di BK juga menempatkan P Yuliarso, dan Banmus menempatkan Dian Novitasari dan juga P Yuliarso. “Untuk Komposisi pada prinsipnya  kita mendapat arahan ketua MPC Partai Demokrat. Intinya Demokrat akan menjadi bandul dan tidak memberatkan, menghargai sikap teman-teman lain,” kata Andru.

Disinggung  tentang posisi Komisi II yang jadi rebutan fraksi, Andru justru tidak habis pikir. Apalagi kalau mengacu porsi beban kerja antar komisi sesungguhnya sama. Yang membedakan hanya mitra kerja SKPD. Pihaknya berharap Kelengkapan AKD pekan pertama Oktober sudah selesai. Banmus dan banggar semuanya sudah selesai awal Oktober. (abd)

Berita Terkait