Tiap Hari di Kota Cirebon Ada Saja yang Jual Tuak, Ini Buktinya

1-RAZIA-TUAK
Polres Cirebon Kota saat merazia miras jenis tuak. Dalam sepekan terakhir ini Polres Ciko sudah menyita 2.375 liter tuak dan 669 botol miras jenis ciu.FOTO:ABDULROHMAN/RADAR CIREBON

CIREBON-Penjual miras tradisional jenis tuak dan ciu maupun miras pabrikan tak pernah kapok. Tiap hari, saat petugas melakukan razia, pasti ada saja yang ketahuan masih menjual minuman ini. Aturan hukum yang begitu lemah disebut-sebut menjadi salah satu alasan para penjual tetap cuek berjualan.

Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Roland Ronaldy mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memerangi peredaran narkoba, minuman keras (miras) serta tindak kejahatan lainnya. Saat ini salah satu yang jadi fokus pihaknya adalah razia miras.

Roland tak ingin kejadian di wilayah lain, di mana banyak korban meninggal karena menenggak miras oplosan, terjadi di Kota Cirebon. “Saya dan jajaran sudah komit untuk memberantas peredaran minuman keras di wilayah hukum Kota Cirebon. Ini agar tidak menelan korban jiwa akibat menenggak miras oplosan,” katanya saat dikonfrimasi Radar Cirebon.

Dia pun meminta kepada para penjual miras untuk menghentikan aktivitas mereka. Jika ngotot atau membandel menjual belikan miras, pihaknya akan langsung menindak tegas. “Jika sudah dilakukan peringatan tapi penjual terus menjual belikan miras, maka kami tidak segan-segan untuk menindak tegas,” ujarnya.

Dalam sepekan terakhir ini pihaknya berhasil menyita sebanyak 2.023 botol miras berbagai merek, 2.375 liter miras jenis tuak, 669 botol miras jenis ciu, dan 100 bungkus plastik miras oplosan. “Ini bukti nyata jika miras itu masih banyak. Tiap hari ada saja yang menjual miras. Baik tuak, ciu, dan lainnya. Tapi kami tak tinggal diam, akan terus melakukan operasi,” tegas Roland. (arn)

Berita Terkait