Terduga Teroris Cirebon Satu Jaringan dengan Penusuk Wiranto?

Geledah Teroris
Penggeledahan sebuah ruko di Jl Ahmad Yani, Kabupaten Indramayu terkait dengan terduga teroris, Minggu (13/10).

CIREBON – Sejumlah lokasi di Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon diubek-ubek Detasemen Khusus (Densus) 88, Minggu malam (13/10). Diduga penangkapan ini masih terkait dengan penusukan Menko Polhukam, Wiranto.

Serangkaian penggeledahan dan penangkapan terduga teroris ini, hanya berselang beberapa hari setelah penusukan Menko Polhukam, Wiranto di Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Diduga, rangkaian penangkapan ini masih saling berhubungan. Terutama setelah ada informasi bahwa jaringan Cirebon yang diamankan berada dalam satu grup Whats App dengan AZ yang diamankan di  Bekasi.

Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki melalui Wakapolres Kompol Fajar Widyadharma mengatakan, baik AZ maupun SA (pelaku penusukan Wiranto) dan EF yang diamankan di Indramayu masih ada di Grup WhatsApp yang sama.

Penggeledahan Terduga Teroris
Densus 88 dan Polres Cirebon Kabupaten menggeledah rumah terduga teroris di Desa Bojong, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Minggu malam (13/10).

Seperti diketahui, rangkaian penggeledahan dan penangkapan dimulai sejak pukul 18.30 WIB di Jl Ahmad Yani Kabupaten Indramayu. Densus 88 mengamankan RF. 

Dari penangkapan RF, lalu berkembang pada penangkapan BA di RT 01 RW 03 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon sekitar pukul 20.30 WIB. Diikuti penggeledahan sebuah rumah di Jl Papandayan, Kesambi Dalam, Kecamatan Kesambi.

Penggeledahan di sebuah rumah di Kesambi Dalam, diduga masih terkait dengan penangkapan RF di Kabupaten Indramayu. Informasinya, RF tinggal mengontrak di Kampung Kesambi Dalam.

Barang bukti teroris
Sejumlah barang milik terduga teroris diamankan dari sebuah ruko di Jl Ahmad Yani, Kabupaten Indramayu, Minggu (13/10).

Sebuah rumah di Jl Sukalila Selatan digeledah oleh Densus 88 dan Polres Cirebon Kota, terkait dengan terduga teroris, Minggu malam (13/10). Dilanjutkan di Desa Bojong, Jamblang Kabupaten Cirebon.

Dengan demikian, hingga saat ini, Senin dini hari (14/10), sedikitnya penggeledahan berlangsung di empat lokasi dengan dua orang terduga teroris yang diamankan.

Sejumlah buku, kartu ATM dan senjata tajam yang disita dari penggeledahan di Jl Sukalila Selatan, Minggu malam (13/10). Begitu juga di sejumlah lokasi lainnya.

Geledah Teroris
Penggeledahan sebuah rumah terkait terduga teroris di Desa Bojong, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Minggu (13/10).

Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Roland Ronaldy membenarkan terkait penangkapan seseorang terduga teroris dan penggeledahan rumah di RT 01/ RW 03, Jl Sukalila Selatan, Kelurahan, Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, serta sebuah rumah kontrakan Jl Papandayan, Kampung Kesambi Dalam, Kelurahan/Kecamatan Kesambi Kota Cirebon.

Saat ditanya keterkaitan BA, Kapolres mengatakan diduga terkait jaringan teroris tertentu, ia belum mengetahui.

“Saya tidak tahu persis, tapi menurut anggota Densus 88 bahwa BA terkait jaringan JAD. Dan tadi juga kami melakukan penggeledahan dua rumah di Sukalila dan Kesambi Dalam,” jawabnya. (rdh)

Berita Terkait