Tekan Pelanggaran Pilkada 2020, Bawaslu Bidik Politik Uang dan Mobilisasi ASN

Bawaslu-Bidik-Politi-Uang
AWASI PILKADA: Bawaslu Jawa Barat menggelar Seminar Evaluasi Pemilu 2019 dan Proyeksi Pilkada 2020, Senin (9/12), di Aula Fakultas Hukum Universitas Wiralodra Indramayu. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Money politics atau politik uang dan mobilisiasi aparatur sipil negara (ASN) akan menjadi bidikan khusus Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam Pilkada Indramayu 2020. Pasalnya, kedua pelanggaran inilah yang kerap terjadi pasa saat pemilu maupun pilkada.

Anggota Bawaslu Jawa Barat, Yusuf Kurnia mengatakan, dua pelanggaran tersebut harus diantisipasi dan dicegah oleh Bawaslu kota/kabupaten di Jawa Barat termasuk Kabupaten Indramayu, yang akan menggelar Pilkada 2020.

“Politik uang dan mobilisasi PNS harus menjadi perhatian serius bagi Bawaslu. Harus ada upaya pencegahan agar tidak terjadi saat Pilkada nanti,” ujar Yusuf Kurnia usai seminar penegakan hukum pemilu yang berkeadilan dengan tema Evaluasi Pemilu 2019 dan Proyeksi Pilkada 2020, Senin (9/12), di Aula Fakultas Hukum Universitas Wiralodra Indramayu.

Yusuf Kurnia menjelaskan, salah satu upaya untuk menekan pelanggaran pemilu tersebut adalah menguatkan jaring-jaring pengawasan. Artinya, kata Yusuf, Bawaslu kabupaten/kota harus menggandeng elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pemilu. Selain itu, pemahaman dan pengetahuan soal pengawasan pemilu juga harus masif dilakukan kepada masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota Bawaslu Jawa Barat, Wasikin Marzuki. Menurutnya, seminar tentang penegakan hukum pemilu diharapkan dapat menambah wawasan bagi generasi muda serta tokoh masyarakat tentang hukum pemilu.

“Mahasiswa bisa menjadi pengawas di masyarakat saat Pilkada Indramayu nanti. Seminar ini bisa menambah pengetahuan bagi mereka,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut dihadiri ratusan mahasiswa Universitas Wiralodra Indramayu dan sejumlah tokoh masyarakat dan lainnya. Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya anggota Bawaslu Jawa Barat Zaki Hilmi dan Wasikin Marzuki, Dekan Fakultas Hukum Universitas Wiralodra Indramayu Syamsul Bahri Siregar.
Kemudian Wakil Dekan FISIP Universitas Wiralodra Iman Soleh, Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr Sugianto SH MH serta Dosen Universitas Pasundan Dr Berna Sudjana Ermaya. Dalam seminar ini hadir ketua Bawaslu Indramayu, Nurhadi dan anggota Bawaslu Kabupaten Indramayu lainnya. (oet)

Berita Terkait