Tak Laik Jalan, Tujuh Bus AKAP Pulang Kandang

Sebanyak tujuh armada bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) dinyatakan tidak laik jalan dan diperintahkan pulang ke garasi dalam giat pemeriksaan kelaikan armada angkutan persiapan libur Natal dan Tahun Baru oleh anggota Dishub dan Polres Kuningan di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kamis (13/12).FOTO: M TAUFIK/RADA KUNINGAN

KUNINGAN-Sebanyak tujuh armada bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) dinyatakan tidak laik jalan dan diperintahkan pulang ke garasi dalam giat pemeriksaan kelaikan armada angkutan persiapan libur Natal dan Tahun Baru oleh anggota Dishub dan Polres Kuningan di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kamis (13/12).

Ketujuh bus tersebut dinyatakan tidak laik jalan berdasarkan pemeriksaan petugas yang menemukan permasalahan pada kondisi dan kelengkapan kendaraan seperti ban gundul, lampu mati. Atas temuan tersebut, petugas pun meminta kepada pengemudi bus untuk pulang ke garasi dan melakukan perbaikan.

“Total ada 17 bus yang kami periksa, ternyata ada tujuh yang dinyatakan tidak laik jalan sehingga terpaksa kami perintahkan sopirnya untuk pulang kandang. Permasalahan tujuh bus tersebut adalah pada kondisi bannya yang sudah gundul dan lampu mati, sehingga kami sarankan kepada pemiliknya untuk mengganti apabila ingin bisa beroperasi,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Kuningan Ipda Sofyan.

Dijelaskan Sofyan, kegiatan razia tersebut digelar dengam melibatkan unsur kepolisian dan juga Dinas Perhubungan dan BNN dalam rangka cipta kondisi menghadapi musim mudik angkutan libur Natal dan Tahun Baru. Pemeriksaan tersebut, kata Sofyan, untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang ingin merayakan ibur akhir tahun di kampung halamannya.

“Kegiatan pemeriksaan kelaikan armada bus ini sebenarnya merupakan hal yang rutin dilakukan, namun khusus menjelang libur Natal dan Tahun Baru ini pemeriksaannya lebih intensif. Ini untuk memastikan bahwa armada angkutan bus AKAP dalam keadaan aman untuk mengurangi risiko kecelakaan yang dapat mengancam jiwa para pemudik,” ungkap Sofyan.

Dalam kesempatan tersebut, kata Sofyan, juga digelar tes urin terhadap 17 pengemudi bus dan hasilnya negatif semua. Sofyan pun memastikan, kegiatan pemeriksaan kelaikan dan juga kondisi kesehatan para pengemudi bus tersebut akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan. (fik)

Berita Terkait