Sunanto: Nomor Dua Syarat Makna

Optimis. Calon Kuwu Desa Wangunharja Kecamatan Jamblang H Sunanto bersama istri usia mendapatkan nomor urut pencoblosan.Foto istimewa

CIREBON – Pelaksanaan pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak di Kabupaten Cirebon sudah memasuki tahapan pengambilan nomor urut.

Dari 187 Desa tercatat akan menyelenggarakan Pilwu serentak 2019 di Kabupaten Cirebon. Salah satunya adalah desa Wangunharja Kecamatan Jamblang.

Sunanto yang notabene salah satu calon Kuwu desa tersebut mendapatkan nomor pilihan dua. Menurutnya, nomor dua memiliki nilai strategis dunia akhirat. Untuk masuk Islam, kita diwajibkan mengucapkan dua kalimat syahadat. “Dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, insyaalah dua kebahagiaan yang kita minta yaitu dunia dan akhirat akan bisa dicapai,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, angka 2 ini bermakna visinya mencalonkan diri yaitu mewujudkan masyarakat desa Wangunharja yang “Kangen Perubahan” dan “Unggul” dalam setiap bidang kehidupan yang berlandaskan pada hukum, undang-undang dan peraturan yang berlaku.

“Konsep kangen ini terdiri atas K3 yaitu Komitmen (kesiapan), Konsisten (ketetapan/ajeg/keajegan), dan Konsekuen (tanggung jawab/keterbuktian),” imbuhnya.

Dengan konsep K3 ini, Sunanto menegaskan bahwa dirinya siap menjadi Kuwu Wangunharja dengan komitmen akan melakukan perubahan memajukan Wangunharja tak kalah dengan desa lain. “Saya menerapkan konsep konsisten, bahwa apa yang sampaikan insyaallah akan saya laksanakan,” tegasnya.

Kemudian, Konsep angen (angen-angen) adalah jiwa, raga, perasaan, hati, dan pikiran sebagai Kuwu selalu ingat akan konsep angen-angen yaitu sebagai pembawa dan pelaksana amanat Allah/sebagai pengabdian, sebagai pelayan masyarakat, dan sebagai abdi masyarakat.

“Visi ini akan menjadi dasar dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan pemerintahan desa selama kurun waktu 6 (enam) tahun dan akan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes),” tambah Sunanto.

Dia membeberkan, RPJMDes ini  akan dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Tahunan Desa atau Rencana Kerja Pemerintahan Desa untuk Jangka Waktu 1 (satu) Tahun. “Tujuan akhirnya adalah mewujudkan Wangunharja sebagai desa yang tak hanya maju, tetapi unggul dalam setiap bidang kehidupan yang berlandaskan pada hukum, undang-undang, dan peraturan yang berlaku,” pungkasnya. (jun)

Berita Terkait