Soal DBH CHT, Direksi RSDGJ Dipanggil Penyidik Polres Ciko

Ilustrasi Cukai Rokok

CIREBON-Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) penggunaannya diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) 222/PMK.07/2017. Minimal 50 persen untuk bidang kesehatan yang mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Nah, menurut informasi tahun 2019 ini pengelolaannya dilakukan oleh Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon. Belum jelas berapa nilai DBHCHT yang diterima dan dipakai untuk apa dana tersebut.

Belakangan ini beredar dikalangan terbatas, ada surat pemanggilan dari Polres Cirebon Kota, bernomor B/1547/X/2019/Reskrim. Tertanggal 17 Oktober 2019 perihal permintaan keterangan dan dokumen. Yang ditujukan kepada direktur RSDGJ.

Pada surat pemanggilan tersebut, merujuk pada Pasal 15 huruf A,  Pasal 24 huruf C Perkap 14/2012. Berdasarkan laporan informasi Unit III Tipikor Satreskrim Polres Ciko, Nomor LI/42/X/2019/Reskrim tanggal 11 Oktober 2019. Dan surat penyelidikan Nomor Sp.Lidik/555/X/2019/Reskrim.

Bahwa Unit III Tipikor Polres Ciko sedang melakukan penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana bagi hasil cukai tembakau. Untuk Kota Cirebon pada periode tahun 2018. Dalam surat itu pemanggilan dilakukan pada Selasa 29 Oktober 2019.

Namun pantauan Radar Cirebon, Selasa (29/10) tidak terlihat ada perwakilan dari RSDGJ yang hadir di Polres Ciko seperti yang telah dijadwalkan. (gus)

Berita Terkait