Siswa MAN 1 Cirebon Datang Terlambat, Dihukum dengan Mengaji

man-1-cirebon-tadarusan
TADARUS: Siswa tadarus (membaca) Alquran selama 10-15 menit sebelum KBM dimulai.FOTO: NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON

Ada kebiasaan yang patut ditiru dari siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cirebon. Selain membiasakan diri tadarusan (membaca) Alquran selama 10-15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM), saat terlambat datang ke sekolah, siswa diharuskan tadarusan di lapangan madrasah.

NURVIA PAHLAWANITA, Cirebon

KEPALA MAN 1 Cirebon, M Isro Mutamarulloh SPd MA melalui Tim Gerakan Disiplin Sekolah (GDS), Abdul Rojak MAg menyampaikan, sudah sejak lama MAN 1 Cirebon menciptakan kebiasaan yang baik, agar membuahkan hasil yang baik juga. Dikatakannya, sebagai bentuk punishment (hukuman) bagi siswa yang datang terlambat, diwajibkan untuk tadarus Alquran.

“Untuk melatih kedisiplinan siswa, kami tim GDS memberikan sanksi kepada siswa yang terlambat masuk sekolah dengan membaca Alquran di halaman madrasah. Tujuan dari pemberian sanksi tersebut, agar siswa-siswi bisa mengambil hikmah dari hukuman membaca Alquran dan makin disiplin. Ini adalah pelajaran yang luar biasa untuk mendidik karakter siswa-siswi untuk cinta membaca Alquran,” ungkap Rojak kepada Radar Cirebon, kemarin (20/11).

Menurutnya, kedisiplinan peserta didik di MAN Cirebon mempunyai tujuan agar peserta didik mampu belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik dan bermanfaat baginya, beserta lingkungannya. Sehingga di lingkungan madrasah secara khusus dapat tercipta keamanan dan lingkungan belajar yang nyaman.

Pada kesempatan itu, Guru Bahasa Arab MAN 1 Cirebon, Ubaidillah SPdI menyampaikan, sebelum KBM, biasanya ada siswa yang ditunjuk untuk memimpin mengaji. Lalu guru yang mengajar pada jam pertama ikut mengaji dengan siswanya. Secara tidak langsung, kebiasaan ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk siswa, tetapi juga gurunya. Untuk siswa dan siswi, kebiasaan ini menuntut mereka bisa belajar dan terbiasa mengaji Alquran.

Karena di zaman seperti sekarang ini, belum tentu mereka mengaji di rumah pada sore atau malam hari. Karena sudah banyak godaan untuk tidak mengaji seperti menonton televisi, bermain dengan teman, dan menikmati kecanggihan teknologi. Seperti bermain social media, smartphone, tablet dan internetan. Kebiasaan baik itu nampak terlihat kepada siswa-siswi MAN 1 Cirebon, yang mengawalinya tadarus Alquran sebelum KBM.

“Dengan mengawali kegiatan tadarusan lalu disambung dengan membaca Asmaul Husna, menjadi budaya MAN 1 Cirebon yang setiap hari terdengar suara lantunan Alquran. Pembacaan ayat-ayat suci ini mengalun dengan syahdunya di setiap kelas, di halaman dan di lapangan madrasah. Selain itu, kami juga memiliki kebiasaan dengan salat berjamaah pada jam pertama istirahat siswa diarahkan agar salat dhuha,” tuturnya. (*)

 

Berita Terkait