Sesaat Menjelang Nadran, Lalu Lintas di Kawasan Gujung Jati Padat

Lalu lintas di jalur pantura atau sekitar kawasan Makam Sunan Gunung Jati, padat. Itu terjadi karena akan diselenggarakan Festival Budaya Cirebon atau Nadran dan Sedekah Bumi. FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON
Lalu lintas di jalur pantura atau sekitar kawasan Makam Sunan Gunung Jati, padat. Itu terjadi karena akan diselenggarakan Festival Budaya Cirebon atau Nadran dan Sedekah Bumi.FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Lalu lintas di jalur pantura atau sekitar kawasan Makam Sunan Gunung Jati, padat. Itu terjadi karena akan diselenggarakan Festival Budaya Cirebon atau Nadran dan Sedekah Bumi.

Banyak aktivitas di sekitar kawasan tersebut. Lalu lintas nampak padat. Kendaraan dari arah Cirebon menuju Indramayu, tersendat dan menimbulkan kemacetan. Sementara arah sebaliknya, sejumlah arak-arakan disiagakan untuk memeriahkan acara. Banyak juga aktivitas pedagang disisi jalannya. Sementara pengendara yang melintas, penasaran sambil memelankan kendaraannya.

Kegiatan ini masuk sebagai agenda Kementerian Pariwisata RI. Akan dihadiri puluhan ribu pengunjung dan banyak orang penting. Mulai dari perwakilan pusat, provinsi hingga kabupaten. Kegiatan Festival Budaya Cirebon sendiri akan dilakukan dalam dua sesi. Yakni sesi pagi kegiatan sedekah bumi dan nadran yang akan dimulai pada sekitar pukul 07.00 WIB.

“Yang sesi pagi biasanya dihadiri Sultan Kanoman atau perwakilannya. Bersama-sama masyarakat nanti menuju Sungai Condong dan akan melakukan ritual. Biasanya naik perahu sampai pancer atau pinggir pantai untuk melakukan ritual,” ujar Kuwu Desa Astana Nuril Anwar.

Dijelaskannya, untuk sesi kedua dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Saat pelaksanaan sesi kedua, lalu lintas dari Cirebon menuju Indramayu yang melewati Gunung Jati akan ditutup sementara waktu, sampai pelaksanaan karnaval tersebut selesai.

“Acara ini sudah masuk agenda nasional. Bisa dibilang ini festival paling meriah karena jumlah pengunjung yang datang bisa puluhan ribu. Datang dari segala penjuru wilayah di Kabupaten Cirebon dan juga dari luar kota,” imbuhnya. (ade)

Berita Terkait