Selalu Tertutup, Pabrik Sumpit di Tasikmalaya Diduga Produksi Narkoba

pabrik-sumpit-produksi-narkoba-2
Bagian dalam pabrik sumpit yang diduga memproduksi narkoba di Tasikmalaya. Foto: Rezza Rizaldi/Radar Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Penggerebekan sebuah pabrik sumpit di Jl Raya Karangnungal-Kawalu, membuat heboh warga setempat. Apalagi yang melakukan penggerebekan Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat.

Dari penggerebekan itu, nampak dua pekerja diamankan pihak kepolisian yang turut membantu BNN Pusat. Dari informasi yang dihimpun, pabrik sumpit tersebut berlokasidi Kampugn Awilega, RW 02 RW 08, Kelurahan Gununggede Kecamatan Kawalu, Kota Tasik.

pabrik-sumpit-produksi-narkoba-tasikmalaya
Kemasan tablet yang diduga narkoba.

Diketahui, tim dari BNN pusat sudah tiba Selasa (26/11) sore hari. Kemudian langsung melakukan penggeledahan hingga malam hari. Dua orang pekerja yang ditangkap dalam penggeledahan sementara diamankan di Polsek Kawalu. Hingga saat ini, BNN dan aparat yang terlibat dalam penggeledahan belum merilis keterangan resmi.

Pantauan Radar Tasikmalaya di lokasi, saat penggerebekan masyarakat berkerumun di sekitar lokasi. Mereka tidak menyangka pabrik sumpit tersebut ditengarai memproduksi narkoba. “Sudah satu tahun. Tadinya rumah kosong,” kata Karang Taruna Gununggede, Ajat Sudrajat.

pabrik-sumpit-produksi-narkoba
Petugas Polres Tasikmalaya Kota mengamankan salah seorang pekerja pabrik sumpit, Selasa malam (26/11). Foto; Rezza Rizaldi/Radar Tasikmalaya

Diungkapkan dia, lokasi pabrik selalu tertutup. Sehingga warga sekitar tidak mengetahui secara persis aktivitasnya. Tidak hanya itu, para pekerja di pabrik tersebut tidak pernah bergaul dan dikabarkan didatangkan dari luar kota.

Warga setempat juga menyebutkan, biasanya kegiatan di pabrik dimulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00. Informasi yang beredar, salah satu yang ditangkap dari penggerebekan itu adalah J, yang merupakan suruhan pemilik pabrik.

J diketahui berasal dari Cilacap, Jawa Tengah. Sedangkan pemilik pabrik tersebut berinisial Y, yang juga sama-sama dari Cilacap. (yud/rezza rizaldi)

Berita Terkait