Santri adalah Tiga Matahari

SUN AND TRHEE: Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum membuka Kegiatan Pameran Peranan Santri dalam Kemerdekaan Indonesia di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (2/12).FOTO: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Pemprov Jabar

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum punya definisi sendiri terkait makna santri. “Santri berasal dari dua kata Bahasa Inggris, yaitu ‘sun’ (matahari) dan ‘three’ (tiga). Sehingga, santri bisa dimaknai tiga matahari,” katanya, saat membuka Kegiatan Pameran Peranan Santri dalam Kemerdekaan Indonesia di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (2/12).

Tiga matahari yang dimaksud Uu adalah tiga keharusan yang dimiliki seorang santri. Yaitu Iman, Islam dan Ihsan. Menurutnya, semua ilmu tentang Iman, Islam dan Ihsan yang dipelajari di pesantren, menjadikan seorang santri memiliki iman kepada Allah SWT secara sungguh-sungguh, berpegang teguh kepada aturan Islam, serta dapat berbuat ihsan kepada sesama.

“Santri harus mengisi pembangunan. Santri harus mengambil peranan penting dalam pembentukan karakter, moral dan memperkaya khasanah keilmuan masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Uu, santri juga bisa menjadi garda utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan keilmuan dan dengan amalanya, santri dapat membina masyarakat dan mewujudkan visi Jabar Juara Lahir dan Batin.

“Perjuangan para pejuang terdahulu, yang mayoritas santri, perlu diteruskan santri masa kini dengan berkontribusi aktif dan positif dalam membangun bangsa,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) di bawah kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil dan Uu Ruzhalul Ulum sebagai Wakil Gubernur, akan terus memperhatikan kehidupan para santri dan pondok pesantren.

Saat ini, terdapat program unggulan bagi keumatan seperti One Pesantren One Product (OPOP), Satu Desa Satu Hafidz (Sadesa), English for Ulama, dan Kredit Mesra. (jun)

Berita Terkait