Sama-sama Kerja Sama Global Geopark oleh UNESCO

KERJA SAMA: Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) dan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang, menandatangani nota kesepahaman kerja sama UNESCO Global Geopark antara Geopark Ciletuh dengan Izu Peninsula Geopark.FOTO: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Pemprov Jabar

SHIZUOKA – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) dan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang,  menandatangani nota kesepahaman kerjasama UNESCO Global Geopark antara Geopark Ciletuh dengan Izu Peninsula Geopark.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan antara perwakilan Geopark Ciletuh dan Izu Peninsula Geopark, disaksikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Gubernur Prefektur Shizuoka Heita Kawakatsu. Hadir pula Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Walikota Izu Peninsula yang juga Ketua Dewan Promosi Izu Geopark, Yutaka Kikuchi di Aula Kantor Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang, Rabu (6/11) lalu.

Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan, kerja sama antara dua geopark ini cerminan dari dua potensi keindahan Jawa Barat serta Shizuoka yang mewakili Indonesia dan Jepang. “Shizuoka adalah tengoku (surga)-nya Jepang dan Jawa Barat adalah tengoku-nya Indonesia,” katanya.

Menurutnya, Jawa Barat dianugerahi potensi keindahan alam, mulai dari ratusan air terjun hingga pegunungan hijau aktif yang terus dijaga demi keseimbangan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. “Jadi, kerja sama ini diharapkan memberi banyak manfaat,” katanya.

Emil menyatakan, Shizuoka bisa membuka peluang dagang dengan Sukabumi karena memiliki potensi hasil bumi yang berlimpah. Di luar itu, Jawa Barat juga memiliki potensi kopi yang pernah menyabet penghargaan tingkat dunia, serta buah-buah tropis yang diminati warga Jepang. “Hasil bumi ini bisa kami kirim ke Shizuoka,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga memaparkan bahwa Jawa Barat memiliki hubungan baik dan panjang dari berbagai sisi dengan Jepang. Dia mencontohkan beberapa industri milik perusahaan besar asal Jepang berdiri dan beroperasi di Jawa Barat. Bahkan ada sekolah khusus bagi warga Jepang yang bermukim di Jawa Barat.

“Semoga Jawa Barat menjadi rumah yang nyaman bagi warga Jepang,” paparnya.

Selain itu, dengan penduduk hampir 50 juta jiwa, pihaknya juga siap mengirimkan anak-anak muda potensial untuk membantu Shizuoka mengembangkan potensi wilayah di masa depan jika dibutuhkan.

“Di masa kepemimpinan kami, tentu ingin Jawa Barat dan Shizuoka sama-sama maju dan bekerjasama dalam bidang pendidikan, ekonomi, lingkungan dan kebudayaan,” terangnya.

Sementara, Heita Kawakatsu mengatakan, kerja sama dengan Pemdaprov Jabar dilandasi potensi yang memiliki sejarah serta budaya yang unik, juga hubungan antarmasyarakatnya yang  kuat. Secara kebetulan, penetapan oleh UNESCO Global Geopark pada Ciletuh dan Izu Peninsula keluar dalam waktu yang sama.

“Kerja sama ini untuk kita, menjaga geopark yang sudah masuk dalam naskah UNESCO. Kami senang dengan kerja sama ini, agar kedua wilayah bisa bersama-sama makin berkembang,” katanya.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti masing-masing pihak untuk mengembangkan kedua geopark, juga mendorong potensi ekonomi yang lebih baik. “Lewat kerja sama yang ditandatangani, akan berlanjut dengan kunjungan masing-masing daerah. Serta bisa berimbas pada peningkatan ekonomi,” tuturnya.

Dia juga menyinggung kesan khusus kepada Jawa Barat. Terutama kepada kopi asal Jawa Barat. Pihaknya mengaku senang ketika Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membawakan kopi Jawa Barat beserta teh putih dan batik dengan motif rancangan sendiri sebagai suvenir untuk pihaknya.

“Kopi yang Bapak Gubernur berikan ini adalah kopi terbaik di dunia. Saya ingin memberikan rasa ini ke seluruh penduduk Shizuoka,“ ungkapnya.

Ke depan, agar lebih merekatkan hubungan antara masyarakat Jawa Barat dan Shizouka, pihaknya berharap ada penerbangan langsung dari Jawa Barat ke Shizouka. “Agar kerja sama kedua belah pihak semakin erat,” harapnya.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengapresiasi peran Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan jajaran Pemdaprov Jabar yang memfasilitasi kerja sama. “Semoga kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi Geopark Ciletuh,” katanya.

Dia juga berharap, kerja sama saling menguntungkan mampu melahirkan sejumlah peluang-peluang strategis yang bisa memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat. (jun)

Berita Terkait