Rumah Kebakaran, 31 Kambing Mati Terpanggang

Api membakar rumah Tasim, warga RT 03 RW 03, Blok Puhun, Desa Windujaya, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Minggu (17/11).FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Api membakar rumah Tasim, warga RT 03 RW 03, Blok Puhun, Desa Windujaya, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Minggu (17/11). Tidak hanya rumah, api juga melahap habis kandang kambing yang posisinya berdempetan dengan rumah utama, mengakibatkan 31 ekor kambing mati terpanggang.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran yang menerima informasi tersebut langsung meluncur ke lokasi kejadian dan memadakam api. Sumber api sendiri diduga berasal dari korsleting listrik.

Kasi Tanggap Darurat Dinas Damkar Kabupaten Cirebon Eno Sujana didampingi Koordinator Kantor Pemadam Kebakaran Lemahabang Imron Rosyadi mengatakan saat kejadian pemilik rumah dan pemilik ternak kambing sedang tak berada di rumah. “Informasinya Pak Tasim lagi pergi ke sawah. Begitu terima laporan, kita langsung meluncur ke TKP dan berupaya memadamkan api,” ujarnya.

Menurutnya, bangunan yang terbakar dalam insiden tersebut adalah bagian belakang rumah yang posisinya menempel dengan kandang kambing. Angin kencang dan cuaca panas membuat api semakin besar dan sulit didapamkan. “Dari insiden tersebut ada 31 ekor kambing yang terbakar dan mati. Kambing-kambing tersebut tidak bisa diselematkan karena api yang begitu cepat membesar hingga menyulitkan saat proses evakuasi,” jelas Eno Sujana.

Sementara itu, amukan api yang membakar kandang kambing juga terjadi di Desa Pangkalan, Kecamatan Plered. Beruntung, kandang itu sedang kosong. Peristiwa di Desa Pangkalan diketahui masyarakat dan pengendara motor. Kejadiannya sekitar pukul 14.30. Saat itu warga melihat api sudah membesar.

Angin kencang dan cuaca panas serta bangunan kandang yang terbuat dari kayu membuat api cepat merambat dan membakar seluruh kandang. “Saya lewat di situ api sudah besar. Banyak orang, tapi hanya pada lihat karena api terlalu besar,” ujar salah satu pengendara motor yang melintas di lokasi kebakaran, Khasan (35).

Kasi Tanggap Darurat Damkar Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan pihaknya menerima telepon dari masyarakat adanya kebakaran kandang kambing di Desa Pangkalan sekitar pukul 14.30. Pihaknya menuruankan satu unit mobil kebakaran dari Pos Jaga Weru.

“Sekitar 10 menit kemudian petugas kami sampai di lokasi dan melakukan pemadaman. Sekitar 37 menit api berhasil dipadamkan. Namun, semua kandang Kambing kosong ludes terbakar,” paparnya. Terkait penyebab kebakaran, Eno mengatakan dari keterangan saksi di lokasi kejadian, kebakaran di Desa Pangkalan disebabkan oknum masyarakat yang membakar sampah, kemudian ditinggalkan dan merembet ke kandang kambing tersebut. (dri/cep)

Berita Terkait