Rumah di Pemukiman Batik Trusmi Ludes, 1 Orang Terluka

Petugas Kembali Ingatkan Warga Selalu Waspada

Sejumlah petugas Damkar Kabupaten Cirebon berupaya memadamkan api yang melahap habis rumah di Desa Trusmi Kulon, Jumat malam (19/2). FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
Sejumlah petugas Damkar Kabupaten Cirebon berupaya memadamkan api yang melahap habis rumah di Desa Trusmi Kulon, Jumat malam (19/2).FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Sebuah rumah di kompleks pemukiman batik di Blok Sibunder, Desa Trusmi Kulon, Kabupaten Cirebon ludes diamuk si jago merah, Jumat malam (19/7). Sumbar api yang membakar bangunan yang berupa rumah kuno tersebut diduga berasal dari korsleting listrik.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Plered AKP Budi Hartono saat ditemui di lokasi kejadian. Menurut Budi, dari hasil pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi dan pengamatan di lapangan, penyebab terbakarnya rumah tersebut karena korsleting listrik.

“Dugan sementara karena korsleting listrik. Tapi masih kita lakukan pendalaman. Fokus kita sekarang ke proses penanganan kebakaran. Kita bekerja sama dengan TNI dan petugas damkar serta dibantu warga sekitar. Kita  berupaya mencegah api tidak merembet ke pemukiman lain,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, satu penghuni rumah atas nama Eko dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bakar di bagian lengan akibat kejatuhan benda. “Informasi yang saya dapat pemilik rumah namanya Maskadi. Dan Eko itu salah satu penghuni rumah. Eko dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit. Bagian lengannya yang luka,” imbuhnya

Sementara Kasi Tanggap Darurat Damkar Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan api melahap habis rumah tersebut dengan cepat karena di dalam rumah tersebut banyak material mudah terbakar. Bahkan dinding rumah sebagian terbuat dari kayu. “Ini kan rumah lama, banyak kayunya. Kalau untuk penyebabnya, masih belum diketahui,” ungkapnya saat ditemui Radar di lokasi kejadian.

Pada kesempatan itu, Eno kembali mengimbau warga untuk selalu waspada terkait kebakaran. Apalagi saat ini musim kemarau. Jika di dalam rumah, kata Eno, lebih telititi menggunakan perangkat listrik. Sementara di luar rumah, dia mengimbau untuk tidak asal membakar sampah dan tidak membuang buang puntung rokok sembarangan. (dri)

Berita Terkait