Riwayat Buronan Perampok Bos Beras: Beraksi Tahun 2015 Pakai Senpi dan Linggis

Mobil-Perampok-Terbakar
HOROR: Mobil sedan nopol D 1426 RJ terbakar setelah menabrak median jalan di flyover Ahmad Yani Kota Cirebon, tadi malam. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon

CIREBON – Buronan kasus perampokan berinisial A dan E takluk juga. Proses penangkapan keduanya pun tak biasa. Dikejar dari sekitar BAT, Kota Cirebon, keduanya baru bisa ditaklukkan saat di jalan layang Pegambiran. Itu pun setelah polisi menembak ban mobil, memepetnya hingga hilang kendali dan menabrak median jalan plus tiang penerangan jalan umum.

Mobil kedua tersangka pun terbakar. Sementara para tersangka berhasil diamankan. Peristiwa malam Minggu (30/11) itu membuat situasi mencekam dan horor bagi yang mendengar dan melihat langsung.

Lantas bagaimana riwayat buronan perampok bos beras asal Mundu tersebut?  Merujuk data polisi bahwa kedua pelaku perampokan beraksi di 2015 terhadap bos beras asal Mundu dengan kerugian Rp560 juta.

Baca:

Horor Malam Minggu, Ternyata Mobil Perampok Ditembak Polisi hingga Terbakar setelah Aksi Kejar-kejaran

Horor Malam Minggu di Kota Cirebon

Kejadian itu menimpa H Pandi (60), bos beras asal Desa Suci, Kecamatan Mundu. Ketika itu, di bulan Ramadan, Minggu 5 Juli 2015 sekitar pukul 18.00 atau pas waktu berbuka puasa, H Pandi didatangi 6 orang dengan modus ingin jual beras.

Dari arsip pemberitaan Radar Cirebon, 4 pelaku yang menggunakan penutup wajah masuk menemui H Pandi. Satu pelaku melihat lokasi sekitar, dan satu pelaku lagi tetap di dalam mobil.

Dua dari 6 pelaku itu disebut-sebut masih dikenali Pandi. Tapi, Pandi dan istrinya bernama Tari dibuat tak berdaya di bawah ancaman senjata api (senpi) dan linggis.

Dari empat pelaku yang beraksi, salah satunya langsung menodongkan senpi ke Pandi. Sedangkan tiga lainnya mengancam istri Pandi, Tari.

Para pelaku mengancam akan melukai keduanya jika tak menunjukan lokasi penyimpanan uang. Pandi pasrah. Para pelaku leluasa beraksi dan membawa kabur uang Rp560 juta.

Baca juga:

Rampok Aksi 5 Menit, 560 Juta Raib

Duarrr! Polisi Tangkap Buronan Perampok, Warga Panik dengan Letusan Peluru dan Mobil Terbakar

Aksi itu super cepat. Hanya sekitar 5 menit. Warga yang berusaha memberikan pertolongan pun sudah tak bisa. Para pelaku keburu kabur. Ketika itu para pelaku beraksi dan mengacak-acak ruang kerja korban.

Saat bersamaan, anak korban bernama Yuyun keluar dari kamar karena mendengar suara gaduh di luar kamar.

Yuyun sontak menjerit tatkala melihat banyak orang asing di dalam rumah ayahnya. Para pelaku yang tak ingin aksinya dipergoki warga, langsung melumpuhkan Yuyun dengan cara dipukul menggunakan linggis. Yuyun ambruk dengan luka parah di kepala. Melihat seisi rumah tak berdaya, para pelaku melanjutkan aksi mengacak-acak seisi rumah hingga akhirnya kabur. (dri)

Berita Terkait