Ridwan Kamil Sudah Ingatkan Supendi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Supendi menjadi Bupati Indramayu sisa masa jabatan 2016-2021, Kamis (7/2) lalu. FOTO:DOK.UTOYO PRIE ACHDIE/RADAR INDRAMAYU
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Supendi menjadi Bupati Indramayu sisa masa jabatan 2016-2021, Kamis (7/2) lalu.FOTO:DOK.UTOYO PRIE ACHDIE/RADAR INDRAMAYU

BANDUNG-Saat dilantik menjadi Bupati Indramayu, Supendi sudah diingatkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menjaga integritas dan godaan jabatan. Makanya, Ridwan Kamil merasa prihatin ketika mendengar kabar adanya penangkapan Supendi oleh KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT).

“Saat pelantikan (7 Februari 2019, red) saya sudah ingatkan agar menjauhi godaan yang pastinya datang tiap hari. Karena jadi pemimpin itu berat,” kata Ridwan Kamil yang baru saja terpilih sebagai Inspirational Leader di kawasan Asia Pasifik pada GovInsider Innovation Award 2019  yang digelar UN Economic and Social Commision untuk Asia Pasifik dan National Innovation Agency Bangkok di markas PBB Asia Pasifik Bangkok, Thailand, Rabu (16/10).

Menurutnya, Pemdaprov Jabar sebenarnya memiliki rencana besar bagi Indramayu sebagai penyangga Segitiga Rebana. Indramayu memiliki fungsi sentral dalam investasi dan pengembangan kawasan. “Tadinya saya berharap pergantian bupati itu menuju ke arah yang lebih baik. Tapi belum genap satu tahun bupatinya sudah kena OTT. Kasihan warga Indramayu,” tuturnya.

Dengan penangkapan oleh KPK dan menjadi pemberitaan media, setidaknya dapat menghambat investasi. Apalagi dalam hitungan hari Pemdaprov Jabar akan menggelar West Java Invesment Summit 2019. “Korupsi itu musuh investasi,” imbuh pria yang akrab disapa Emil ini. Meski demikian, ia tetap menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah.

Emil menyarankan agar Supendi kooperatif dengan penyidik KPK. “Kita lihat proses hukumnya seperti apa. Pesan saya agar yang bersangkutan koorperatif. Saya sendiri menunggu instruksi dari Kemendagri terkait status jabatannya masa mendatang. Sementara waktu, wakil bupati mengambil alih roda pemerintahan,” kata Emil. (jun)

Berita Terkait