Rehabilitasi Eks TPAS Ciledug Dimulai

REHABILITASI: Upaya rehabilitasi lahan eks TPAS Ciledug mulai dilakukan. Proses rehabilitasi lahan ditargetkan bakal selesai dua minggu ke depan.FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON – Rehabilitasi lahan eks TPAS Ciledug, akhirnya mulai digarap oleh Pemkab Cirebon. Sudah seminggu terakhir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses rehabilitasi lahan eks TPAS tersebut.

Dari pantauan Radar Cirebon, alat berat milik DLH kini sedang meratakan gunungan sampah, agar lebih mudah ditimbun dan diurug menggunakan tanah. Pekerjaan tersebut dilakukan, dari mulai pagi sampai sore hari.

Penjaga TPAS Ciledug, Roni kepada Radar Cirebon mengatakan, lahan eks TPAS tersebut merupakan lahan milik desa yang saat ini sedang diupayakan untuk dipulihkan. Agar bisa dimanfaatkan kembali oleh pemdes.

“Ini lagi direhabilitasi, sudah semingguan. Ini kalau kondisi cuacanya bagus, perkiraan paling lama dua mingguan bisa selesai. Nanti teknisnya sampah dihampar dan diurug dengan tanah,” ujar Roni.

Namun demikian, dia menyebut tidak mengetahui berapa anggaran yang dikeluarkan Pemkab Cirebon melalui DLH untuk rehabilitasi lahan eks TPAS Ciledug tersebut.

“Kalau saya hanya memantau saja. Yang lebih paham orang dinasnya. Anggarannya berapa saya tidak tahu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dadi Achmadi menyebut, saat ini Pemkab Cirebon melalui DLH tengah melakukan upaya rehabilitasi lahan eks TPAS Ciledug. Dijelaskannya, proses rehabilitasi dilakukan dengan tujuan agar lahan bisa kembali produktif dan dimanfaatkan oleh pemdes setempat.

“Kita sedang lakukan upaya rehabilitasi. Mudah-mudahan lancar. Sudah beberapa hari dilaksanakan dan progresnya cukup bagus,” ungkapnya.

Ditambahkan Dadi, pihaknya pun sudah menyelesaikan pembayaran sewa lahan dengan pemdes setempat, sebagai tanggung jawab yang dilakukan selama lahan belum bisa digunakan.

“Sewanya juga sudah kita bayar. Ada dua desa penerimanya Ciledug Lor dan Ciledug Wetan,” pungkasnya. (dri)

Berita Terkait