Rampas Dompet Perempuan, Masuk Sawah, Penjambret Dimassa

Dikejar Warga hingga Akhirnya Jatuh dengan Sepeda Motor

Suherman, kerabat korban penjambretan menunjukkan motor milik pelaku yang diamankan polisi ke Mapolsek Arjawinangun, Minggu (27/10).FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Seorang pelaku kejahatan spesialis jambret asal Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, akhirnya takluk. Berkali-kali lolos, aksinya kali ini berhasil digagalkan. Pria berinisial UP (20) itu diamankan warga setelah nyungsep bersama sepeda motornya ke sawah di wilayah perbatasan antara Jungjang-Sende, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Dia pun babak belur dimassa sebelum akhirnya diamankan polisi dan dijebloskan ke dalam jeruji besi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, pelaku beraksi di Jalan Nyi Mas Gandasari, Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Minggu siang (27/10) sekitar pukul 12.00. Korbannya bernama Inda Sari (30) warga Blok 04, Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan. Berawal saat korban dengan temannya bernama Lina melaju dari Arjawinangun menuju Panguragan dengan mengendarai motor Honda Beat.

Setibanya di lokasi kejadian, pelaku yang mengendarai motor Yamaha Bison tanpa plat nopol menyalip korban dari sebelah kiri jalan. Pelaku seketika merampas dompet korban yang diletakkan di dashboard motor sebelah kiri. Setelah berhasil mengambil barang korban, pelaku langsung melarikan diri. “Pelaku ambil dompet, jadi saya kejar sambil teriak jambret jambret. Pelaku belok ke arah Jungjangwetan. Saya kejar sampai di rel kereta dekat jembatan. Kan harusnya belok, tapi karena saya terlalu balap, sehingga tidak bisa berbelok dan motor saya terjatuh,” ungkap Inda Sari.

Perempuan berjilbab biru itu tidak mau menyerah. Meski terjatuh, dia terus berteriak jambret. Masyarakat setempat yang mendengar jeritan korban langsung ikut mengejar pelaku. Semakin banyak yang mengejar, pelaku semakin panik. Upaya pelarian itu akhirnya terhenti setelah pelaku nyungsep ke sawah.

“Iya Mas, saat diteriakin oleh korban, pelaku melarikan diri ke sini. Kita kejar, pelaku akhirnya nyungsep di sawah jalan perbatasan Sende-Jungjang. Berhasil diamankan masyarakat. Sempat dimassa, tapi langsung kita bawa ke kantor balai desa,” kata Kadus II Desa Jungjangwetan, Jamal kepada Radar Cirebon.

Tidak lama setelah pelaku diamankan masyarakat, kata Jamal, polisi datang dan langsung membawa korban ke Mapolsek Arjawinangun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti berupa motor yang digunakan pelaku untuk aksi kejahatannya juga diamankan.

Di tempat yang berbeda, Suherman alias Buser yang mengaku sebagai kerabat korban, menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi adanya kerabat yang mengalami penjambretan langsung bergegas ke lokasi kejadian. Dia juga sudah melihat ke RSUD Arjawinangun untuk menjenguk kerabatnya.

“Katanya korban mengalami kecelakaan lalulintas juga. Jadi ke rumah sakit. Memang, yang dibonceng korban bernama Lina sedang menjalani perawatan medis di RSUD Arjawinangun. Dia sakit di bagian kepala dan mengalami luka jahitan akibat dari terbentur batu saat kecelakaan. Tapi, korban Inda Sari yang nyetir tidak apa apa,” ungkapnya.

Setelah menjenguk korban yang mengalami luka, Suherman juga langsung bergegas ke Mapolsek Arjawinangun untuk melakukan pendampingan kepada korban saat melapor ke pihak kepolisian. “Saya hanya menemani korban laporan saja, melakukan pendampingan,” katanya.

Terpantau di Mapolsek Arjawinangun, datang juga seorang perempuan asal Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, yang mengaku pernah dijambret pekan lalu. Setelah melihat mukanya pelaku, perempuan tersebut mengaku pelakunya sama persis. “Kata pelaku sama. Cuma saat pelaku melakukan aksinya dulu motornya warna biru dan sekarang sudah cat warna kuning,” kata Suherman. (cep)

Berita Terkait