Rabu, Walikota Umumkan Mutasi, Prioritaskan Camat, Rekomendasi Gubernur Sudah Turun

Ilustrasi

CIREBON-Rekomendasi gubernur untuk mutasi camat sudah diterima Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH. Dengan adanya lampu hijau dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mutasi untuk camat dan pejabat setingkat eselon III dijadwalkan dilaksanakan, Rabu (18/12).

Walikota mengatakan, setelah menerima surat dari gubernur Jawa Barat tentang nama-nama camat, langkah selanjutnya adalah menyusun rotasi mutasi bagi pejabat eselon III dan IV. Sebab, tidak sedikit eselon III yang kursinya kosong, karena ditinggal promosi oleh pejabat sebelumnya. “Kalau tidak ada aral melintang rencananya Rabu akan digelar, dan rotasi ini berharap selesai di tahun 2019 dan tidak sampai harus menunggu tahun 2020,” katanya kepada Radar Cirebon.

Untuk posisi camat, walikota memprioritaskan pengisian kekosongan Camat Lemahwungkuk dan Harjamukti. Dua posisi ini kosong karena pejabatnya mendapatkan promosi melalui open bidding yang dilaksanakan November lalu.

Sedangkan untuk posisi tiga camat lainnya, belum ada pembicaraan apakah akan dilakukan rotasi atau tetap. Hal yang menjadi pertimbangan memindahkan camat adalah proses adaptasi dan butuh waktu lama. “Bisa 6 bulan penyesuaian medan. Tentunya rotasi camat perlu ada pertimbangan-pertimbangan,” tukasnya.

Selain pengisian jabatan kosong camat, Pemerintah Kota Cirebon juga memiliki setidaknya tujuh posisi lowong di jabatan eselon III. Ini juga imbas dari pelaksanaan open bidding dan rotasi yang dilakukan beberapa bulan lalu. Kekosongan posisi sekretaris ini, dikabarkan juga bakal segera diisi. (abd)

Berita Terkait