Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Indramayu

PUTING-BELIUNG-INDRAMAYUU
RUSAK PARAH: Atap baja ringan dari rumah warga di Perumahan Jangkar Mas Boulevard tertiup angin puting beliung yang sangat kencang, Kamis (14/11) siang. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Angin puting beliung mengejutkan warga Indramayu, Kamis (14/11) siang. Bahkan, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat kedatangan angin yang secara tiba-tiba.

Di Perumahan Jangkar Mas Boulevard, Jl Soekarno Hatta Indramayu, angin puting beliung telah merusak rumah warga hingga jaringan listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Syaefudin Zuhri alias Nanang, warga Perum Jangkar Mas Boulevard Blok F1 menuturkan, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 12.20 siang. Saat itu, ia bersama keluarga tengah berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh di luar rumah.

Bahkan kemudian dilanjutkan dengan suara seperti mobil berderum. Lantas terdengar suara atap baja ringan yang terbanting ke tanah. “Saat itu kami tidak berani keluar. Setelah suara angin hilang barulah kami berani keluar rumah,” ungkap Nanang.

Begitu keluar rumah, Nanang kaget ketika melihat antena TV miliknya sudah melengkung nyaris patah. Begitu juga atap bagian depan mengalami kerusakan. Kabel-kabel listrik yang terhubung ke tiang listrik pun berantakan.

Kondisi lebih parah dialami tetangga Nanang, Kenny. Atap rumahnya yang terbuat dari baja ringan sengan ukuran sekitar 4×6 meter terbang sejauh kurang lebih 30 meter dan jatuh di depan rumah warga lainnya.

Warga lainnya, Alek, juga mengaku terkejut saat angina putting beliung tiba-tiba datang. Padahal siang itu belum hujan dan baru ada mendung datang. “Saat itu saya takut mendengar suara angin yang cukup kencang. Apalagi kemudian terdengar suara atap rumah dari baja ringan yang jatuh keatas tanah,” ungkapnya.

Selain di perumahan tersebut, angin puting beliung juga melanda Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Rumah salah seorang warga, Casidi (62), di Jalan Anggasara Kelurahan Margadadi bahkan tertimpa pohon pete.

Akibatnya rumah bangunan depan dan tengah mengalami kerusakan cukup parah. Menurut Casidi, angin puting beliung datang sekitar pukul 13.00 WIB. (oet)

Berita Terkait