Prabowo Urusi Pertahanan, Rabu Jokowi Resmi Umumkan Kabinet

Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo saat hadir di Istana Kepresidenan.FOTO:IST

JAKARTA-Presiden Jokowi sudah melakukan seleksi calon menteri. Mulai kemarin (21/10) satu per satu dipanggil ke Istana Kepresidenan. Bersamaan dengan itu, muncul guyonan; handphone harus aktif. Siapa tahu ditelepon Presiden Jokowi. Karena hari ini Selasa (22/10) menjadi hari terakhir seleksi. Rencananya kabinet akan resmi diumumkan besok Rabu (23/10).

Senin (21/10), ada 11 nama yang sudah dipanggil menghadap RI-1. Mereka adalah Mahfud MD, CEO dan pendiri GoJek Nadiem Makarim, Komisaris Utama NET Mediatama Televisi Wishnutama, pendiri Mahaka Group Erick Thohir, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Juga terlihat Pratikno, Nico Harjanto, dan Fadjroel Rachman. Selain itu, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo juga datang ke Istana.

Di antara nama-nama itu, yang sudah menyatakan siap membantu presiden di kabinet adalah Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Fadjoel Rachman. Namun, mereka belum mau menyebutkan akan ditugaskan di pos mana. Prabowo dan Erick Thohir yang sempat membocorkan pos mana yang ditawarkan Jokowi. Erick mengaku diminta membantu di bidang ekonomi.

Sementara Prabowo, menegaskan ia diminta Jokowi untuk mengurusi bidang pertahanan. “Saya diizinkan untuk menyampaikan bahwa diminta oleh beliau di bidang pertahanan,” kata Prabowo Subianto di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10) sore.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku siap membantu Jokowi di bidang pertahanan. Prabowo tampak datang mengenakan kemeja putih lengan panjang. Ia datang bersama Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo. Usai bertemu Jokowi, Prabowo menemui awak media yang sudah menunggunya. “Beliau memberi beberapa pengarahan. Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran-sasaran dan harapan yang ditentukan,” imbuhnya.

Hampir bisa dipastikan, mantan Pangkostrad tersebut akan menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Sedangkan untuk posisi Edhy Prabowo akan diumumkan oleh Presiden Jokowi. “Saudara Edhy Prabowo nanti presiden sendiri yang akan mengumumkan. Hari Rabu ya diumumkan,” ungkap Prabowo.

Saat ditanya berapa jatah menteri untuk Gerindra, Prabowo menjawab hanya dua orang. “Yang dipanggil hari ini (kemarin, red) kan cuma dua orang,” jawab Prabowo singkat.

Sementara itu, pendiri moda transportasi daring GoJek, Nadiem Makarim, mengaku sudah menerima tawaran sebagai menteri. Menurutnya, tawaran tersebut merupakan sebuah kehormatan. “Saya sudah dikasih tahu dan saya sudah menerima secara formal,” tegas Nadiem di halaman Istana Kepresidenan. Namun, Nadiem enggan menyebut posisi menteri yang ditawarkan Jokowi kepadanya.

Nadiem mengaku bersama Jokowi membahas tentang visi dan inovasi yang dapat dilakukan pemerintah ke depan. “Sudah pasti dan banyak sekali inovasi yang ingin saya lakukan untuk negara ini. Tetapi saya nggak bisa sebut sekarang. Nanti presiden yang umumkan,” ucap Nadiem.

Terkait hal ini, Nadiem mengaku akan mundur dari jabatannya sebagai CEO di perusahaan rintisan unicorn tersebut. “Sudah pasti saya mundur. Per hari ini (kemarin, red) sudah sama sekali tidak ada posisi maupun kewenangan apapun di GoJek,” papar Nadiem yang mengenakan kemeja putih.

Halaman: 1 2 3 4

Berita Terkait