PPSDA Tindaklanjuti Laporan Warga Kodasari soal Pengerjaan Saluran Irigasi

pembangunan-saluran-irigasi-kodasari
DIANGKUT JUGA: Dump truk akhirnya mengangkut material eks pembangunan saluran irigasi yang sebelumnya tercecer di lahan pertanian milik petani Desa Kodasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. FOTO: ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Dinas Perumahan Permukiman Sumber Daya Air (PPSDA) Kabupaten Majalengka menegur rekanan yang mengerjakan proyek saluran irigasi di Blok Tuk Munggul Desa Kodasari Kecamatan Ligung, Minggu (8/12). Kepala Dinas PPSDA, Agus Tamim mengakui mendapatkan informasi JIKA pembangunan saluran irigasi pertanian belum rampung. Bukan karena mandek, tetapi material batu dan pasir eks pengerjaan belum juga disterilkan seperti sedia kala.

“Saya langsung memerintahkan kasi untuk segera ditindaklanjuti. Karena kalau material numpuk di lokasi itu kasihan kepada petani. Apalagi sebentar lagi sudah akan menggarap sawahnya,” katanya, Minggu.

Akhirnya sejumlah material diangkat dari lokasi area pertanian. Kepala Desa Kodasari, Sugianto mengapresiasi upaya dinas PPSDA yang langsung menindaklanjuti laporan masyarakat khususnya para petani.

Saluran irigasi sepanjang sekitar 200 meter di desanya merupakan pembangunan irigasi program dari Dinas PPSDA. Sebelumnya, material eks pembangunan baik itu batu dan pasir masih tercecer di sawah penduduk. Sementara sekarang mulai datang musim penghujan. Tentu saja eks material tersebut sangat merugikan pemilik sawah. Mereka pun melakukan komplain ke Pemdes.

Pembangunan irigasi diakui cukup bagus. hasil fisik dilihat sangat bagus dan tidak asal asalan.  “Namun diharapkan ke depan, pihak rekanan harus lebih mementingkan lingkungan terutama dampak. Komunikasi juga harus intensif agar kondusivitas masyarakat terjaga,” harapnya. (ono)

Berita Terkait