Polres Cikab Buru Kawanan Perampok Minimarket

Jadi Prioritas Utama, Intensifkan Patroli Malam

Unit Reskrim Polsek Talun melakukan patroli ke setiap minimarket di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.FOTO: IST/RADAR CIREBON

CIREBON-Aksi perampokan pada sejumlah minimarket di Kabupaten Cirebon membuat jajaran Polres Cirebon Kabupaten kini serius mengejar para pelakunya. Pengungkapan pun kini menjadi prioritas. Para pelaku yang sudah meresahkan itu harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, polisi pun terus bergerak mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa. Seperti yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Talun yang melakukan patroli di setiap minimarket di wilayah Kecamatan Talun. Selain patroli, unit reskrim juga memberikan pesan kamtibmas dan mengecek setiap CCTV yang ada di minimarket. Khususnya minimarket yang buka 24 jam.

Kapolsek Talun AKP Eddie Mulyono melalui Kanit Reskrim Ipda Soleh mengatakan pihaknya melakukan pengecekan minimarket khusunya, malam hari, untuk mengantisipasi terjadinya curas. “Belum terjadi di Talun. Dan tentu kita berharap tak ada kejadian seperti itu. Sebagai langkah antisipasi, kami pun mengintensifkan patrol ke sejumlah minimarket yang buka 24 jam,” terangnya.

Soleh mengatakan satu per satu minimarket yang buka 24 jam merekadatangi. “Kami cek juga fungsi kamera pengawas atau CCTV. Yang rusak disarankan agar segera diperbaiki. CCTV termasuk membantu untuk tugas penyelidikan kepolisian bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kami juga meberikan pesan kamtibmas kepada karyawan yang menjaga minimarket. Beberapa saran dan tips juga. Kalau sampai ada curas, jangan melawan. Lebih baik lari keluar dan minta tolong,” sarannya.

Menurutnya, saat ini aksi curas di dalam minimarket menjadi preoritas utama dalam pengungkapan. Pasalnya, beberapa minimarket di Kabupaten Cirebon baru-baru ini menjadi sasaran para pelaku kejahatan. “Harapannya jangan sampai terjadi di wilayah hukum Polsek Talun. Kita kerahkan semua anggota unit reskrim agar terus berpatroli setiap malam, terutama di minimarket yang buka 24 jam dan beberapa titik rawan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam catatan koran ini, sejak September hingga Oktober ini ada 3 kejadian yang cukup menonjol. Di mana para pelaku beraksi di minimarket dengan menggunakan sentaja tajam dan senjata api. Pada Selasa 17 September 2019 sekitar pukul 02.15, para pelaku i beraksi di Indomaret Jl Raya Plumbon, Kabupaten Cirebon. Dua pelaku menggunakan pisau dan sebuah benda mirip senjata api terekam kamera pengawas atau CCTV.

Karyawan yang bertugas dibuat tak berdaya. Uang tunai lebih dari Rp30 juta pun dibawa kabur. Saat aksi, kondisi minimarket sepi pengunjung. Hanya ada dua penjaga, Saekhu Muhammad dan Krisna. Sambil menunggu pengunjung, mereka duduk di lantai ruang kasir. Tiba-tiba dua orang berbaju hitam dengan penutup muka masuk dan langsung menuju tempat dua karyawan itu duduk.

Seorang pelaku menodongkan pisau putih kira-kira sepanjang 30 centimeter, seorang lagi membawa benda mirip pistol. Karyawan pun dipaksa menyerahkan kunci brankas. Dua pelaku bergerak cepat dengan membuka brankas. Mereka lalu kabur dengan membawa uang lebih dari Rp30 juta. Kedua pelaku diketahui menggunakan mobil warna hitam dengan pelat nomor B atau pelat wilayah Jakarta.

Tak selang lama, pada Jumat 20 September 2019 sekitar pukul 02.30, aksi serupa terjadi di Alfamart Budur, Kecamatan Ciwaringin. Barang jualan di dalam minimarket itu dikuras pelaku. Seperti kejahatan sebelumnya, aksi komplotan yang diduga sebagai spesial minimarket itu kembali terekam CCTV dengan durasi hingga 30 menit. Mereka terlihat dengan santai memasukkan barang yang dianggap mempunyai nilai jual tinggi. Seperti rokok, susu, alat kosmetik, dan lainnya. Alfamart mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Lalu, pada Oktober ini terjadi di Alfamart Bobos yang berlokasi di Jl Imam Bonjol 95, RT 03, RW 06, Bobos, Kecamatan Dukupuntang. Para pelaku beraksi pada Rabu malam (9/10) sekitar pukul 21.00. Saat itu, karyawan yang bertugas  Sodikin dan Fuji Hartati.

Pelaku sendiri ternyata sempat memantau situasi di lokasi kejadian dengan berdiri di samping Alfamart. Ketika tak ada pembeli, dua pelaku langsung masuk dengan membawa senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi). Karyawan pun ditaklukkan dan kedua pelaku menguras uang di laci kasir serta membawa kabur tablet Oppo. (cep)

Berita Terkait