Polisi Pelajari Rekaman CCTV Perampokan Minimarket di Mundu

CIREBON-Kasus perampokan sebuah minimarket di jalur Pantura wilayah Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon terus diselidiki Tim Satreskrim Polres Cirebon Kota (Ciko).

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy kepada radarcirebon.com, Kamis siang (17/10) di Mapolres Ciko.

“Olah TKP sudah kami lakukan termasuk memintai keterangan sejumlah saksi. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan juga mempelajari rekaman CCTV yang ada di sekitar minimarket tersebut,” katanya.

Mantan penyidik KPK ini mengungkapkan, bahwa pelaku lebih dari dua orang.

“Berdasarkan olah TKP, pelaku diduga lebih dari dua orang, karena saat beraksi mereka menggunakan mobil. Dua pelaku masuk ke minimarket, pelaku lainnya di dalam mobil. Dalam CCTV, seorang pelaku memakai topi dan satu lagi menutup wajahnya dengan sebo,” ungkapnya.

 

Saat ditanya soal senjata yang digunakan para pelaku, AKBP Roland Ronaldy menduga senjata api tersebut adalah mainan.

“Memang satu pelaku membawa senjata api tapi dugaan kuat kami itu mainan untuk menakut-takuti karyawan minimarket. Para pelaku membawa kabur uang Rp30 juta. Kami juga berkoordinasi dengan Polres Cirebon Kabupaten,” pungkasnya.

Perlu diketahui, kawanan rampok spesialis minimarket beraksi di Kabupaten Cirebon. Kali ini terjadi di minimarket di jalur Pantura jala raya Mundu Pesisir, Kamis dinihari (17/10).

Para pelaku yang menggunakan mobil jenis Avanza ini berhasil menggasak uang sekitar Rp30 juta dari brangkas dan mesin kasir.

“Yang saya lihat di CCTV, pelaku menggunakan mobil jenis Avanza masuk ke dalam area parkiran sekitar jam 03.00 WIB. Kemudian menodong karyawan dengan senjata api dan senjata tajam,” ujar Bayu seorang karyawan salah satu perusahaan di samping minimarket. (rdh)

Berita Terkait