Polisi Dalami Pencurian di SMKN 1 Jamblang, Pelaku 1 Orang

Humas SMK Negeri 1 Jamblang, Adim menunjukkan lemari tempat penyimpanan laptop dan infokus.FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Kasus pencurian di SMKN 1 Jamblang kini masih didalami Unit Reskrim Polsek Klangenan. Sejumlah saksi, termasuk satpam yang jaga malam di sekolah yang berlokasi di Jalan Nyi Mas Rarakerta, Desa Sutawinangun, itu sudah diperiksa penyidik.

“Kasusnya ditangani oleh kami. Kami sudah melakukan olah TKP, tim identifikasi Polres Cirebon juga sudah ke lokasi kejadian dan melakukan pengambilan sidik jari milik pelaku. Sejauh ini belum tertangkap, tapi masih kita dalami terus. Dari jejak di lokasi, diduga pelakunya satu orang,” kata Kapolsek Klangenan AKP Akhmadi kepada Radar Cirebon, Minggu (20/10).

Kapolsek mengatakan pihaknya juga sempat tidak SMKN 1 Jamblang kemalingan Kamis dini hari (17/10). Karena, malam itu pihaknya melakukan patrol hingga di depan SMKN 1 Jamblang. “Saya sendiri ikut lewat situ saat patrol. Kami lihat aman-aman saja. Eh besok paginya ada laporan bahwa sekolah itu disatroni maling,” terang kapolsek.

Seperti diberitakan, pencuri menyasar sekolah SMKN 1 Jamblang dan membawa kabur empat laptop, satu infocus, dan uang tunai Rp500.000. Pihak sekolah pun mengalami kerugian sekitar Rp33,8 juta. Pembobolan itu diketahui kali pertama oleh siswa yang piket.

Mereka hendak membersihkan ruang guru jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) sekitar pukul 06.00 WIB. Siswa dikagetkan dengan kondisi ruangan berantakan. Terutama, laci yang sudah terbuka semua. “Diketahui pertama oleh siswa piket, kemudian dilaporkan ke saya. Laci sudah buka, laptop Lenovo hitam dan Asus putih yang sebelumnya disimpan di laci hilang,” kata Ketua Jurusan TKJ, Lia.

Setelah melihat ruang guru TKJ yang berantakan, pintu ruang guru Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) juga terbuka. Sehingga langsung dicek. Di ruang tersebut juga kemalingan. Semua berkas di dalam ruangan berantakan. Lemari arsip juga terbuka. Laptop, infocus, dan uang tunai lenyap.

“Saya perintahkan agar jangan ada yang beresin, biar polisi melihat dulu untuk bahan penyelidikan. Jadi, pas polisi datang masih utuh berantakannya. Yang hilang di ruang guru TKJ dua laptop dan di ruang guru DPIB dua laptop, satu infocus, uang tunai Rp500.000 milik guru Ibu Juju, uang arisan. Kerugian Rp33.800.000,” terang Humas SMK Negeri 1 Jamblang, Adim.

Adim juga menunjukkan lokasi ruangan yang kemalingan dan bekas congkelan. Diduga pelaku masuk melalui pintu depan dengan mencongkel gembok teralis, kemudian mencongkel pintu depan dan masuk. Lalu mencari dan mengambil barang yang dianggapnya berharga. ”Diduga (pelaku) masuk dan pergi lewat pagar depan karena pagar tidak terlalu tinggi,” katanya. (cep)

Berita Terkait