PMI Asal Indramayu Ditemukan setelah 13 Tahun Hilang

Ranti-Ratnaningsih-akhirnay-ditemukan
PMI asal Desa Purwajaya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu, Ranti Ratnaningsih binti Kanita (29), akhirnya ditemukan KBRI Qatar, Selasa (10/9) lalu. FOTO: ISTIMEWA/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Doha berhasil menemukan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu. Sebelumnya dilaporkan hilang kontak selama 13 tahun 4 bulan, sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Qatar.

PRT bernama Ranti Ratnaningsih binti Kanita (29), merupakan tenaga kerja wanita (TKW) asal warga Blok Bangunarja, RT 11 RW 03 Desa Purwajaya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu. Dia ditemukan, Selasa (10/9) lalu.

“Setelah kami berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Qatar, hari ini majikan menepati janjinya untuk membawa Ranti ke KBRI,” ucap Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler I KBRI Qatar, Heru Budiarso.

Heru mengatakan, setibanya di Kantor KBRI Qatar, setelah diwawancarai Tim Perlindungan WNI, Ranti kemudian difasilitasi video call langsung dengan keluarga di Indramayu. “Setelah diwawancarai, Ranti difasilitasi untuk berinteraksi langsung dengan  keluarganya melalui video call,” ujarnya.

Menurut Heru, setelah mendapat surat aduan dari pihak Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu selaku kuasa hukum keluarga PMI, langsung melakukan pengecekan data.

“Dari data paspor awalnya tidak kami temukan, PMI bernama Ranti Ratnaningsih. Namun, setelah melihat foto dan nama keluarga pada amplop surat akhirnya ditemukan nama yang bersangkutan di paspor yaitu Ranti binti Kanita Majunah,” jelas Heru.

Setelah data indentitas diri Ranti ditemukan, kemudian pihak KBRI Qatar menyampaikan aduan ke Imigrasi Qatar. “Setelah menyampaikan aduan, kami selanjutnya terus berkoordinasi dengan Imigrasi Qatar,” paparnya.

Sementara itu, Masni (43), ibu kandung PMI dan anggota keluarga lainnya mengungkapkan rasa bahagia. Karena bisa secara langsung berinteraksi melalui video call dengan anaknya yang sudah lama putus komunikasi.

“Walaupun Ranti belum pulang ke rumah, namun saya sudah merasa senang karena bisa melihat wajah anak saya dan juga kabarnya yang sudah lama dinanti-nantikan,” kata Masni saat ditemui di kediamannya.

Dalam kesempatan itu, Masni menyampaikan ucapan terima kepada pihak-pihak yang sudah membantu menemukan anaknya selama 13 tidak di ketahui keberadaannya. “Terima kasih SBMI. Terima kasih Pak Jokowi. Terima kasih KBRI Qatar, yang sudah membantu menemukan anak saya,” ucapnya.

Ketua SBMI Indramayu, Juwarih, mengapresiasi kinerja dari Tim Perlindungan WNI KBRI di Qatar yang sudah merespons cepat pengaduannya. “Kami sangat mengapresiasi kinerja dari Tim Perlindungan WNI KBRI Qatar yang langsung tanggap dan respons terhadap aduan kami sehingga dalam waktu cepat mendapatkan hasil,” pungkasnya. (oet)

Berita Terkait