Plt Bupati Indramayu: Embarkasi Haji Sudah Final

Plt-Bupati-Indramayu-saat-Peringatan-Hari-Sumpah-Pemuda
SUMPAH PEMUDA : Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Indramayu, Taufik Hidayat geram dengan pernyataan anggota DPR RI asal Majalengka, Maman Imanulhaq.

Pasalnya, melalui tayangan media sosial yang beredar, politisi PKB dapil IX Jawa Barat itu ingin memindahkan embarkasi haji dari Kabupaten Indramayu ke Kabupaten Majalengka dengan alasan Indramayu jauh dari akses tol.

“Pembangunan embarkasi haji di Kabupaten Indramayu sudah menjadi blue print Kementerian Agama atau sudah final. Dan, pembangunannya akan dimulai pada tahun 2020,” kata Taufik, saat sambutan di acara peluncuran Aplikasi Indramayu All in One di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Jumat (8/11).

Pihak Pemkab Indramayu sendiri, kata Taufik, telah menyiapkan lahan untuk embarkasi haji bahkan telah membebaskan tanahnya untuk pembangunan tersebut. “Namun tiba-tiba tanpa ada angin dan hujan Maman Imanulhaq membuat pernyataan yang menyinggung masyarakat Indramayu,” katanya.

Geramnya mantan ketua DPRD Indramayu ini dapat dipahami. Karena masih ada pihak yang mengutak-atik pembangunan embarkasi haji di Indramayu.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum juga pernah membuat pernyataan yang serupa. Namun setelah mengetahui duduk permasalahannya, UU mengakui ada kekeliriuan dan minta maaf kepada masyarakat Indramayu.

“Setelah beberapa waktu lalu Wakil Gubernur Jawa Barat, kini anggota DPR RI mengutak-atik kembali keberadaan embarkasi haji yang nantinya dibangun di Indramayu. Hormatilah proses dan tahapan yang sudah berjalan,” kata Taufik dengan nada meninggi.

Pada kesempatan itu, Taufik menyinggung konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana yang digagas oleh Pemprov Jawa Barat. Menurutnya, penamaan Rebana yang merujuk daerah Majalengka, Cirebon, dan Subang tanpa menyertakan Indramayu kurang tepat.

Pasalnya, konsep Rebana sendiri di dalamnya melibatkan Kabupaten Indramayu bahkan Kecamatan Tukdana direncanakan akan dikembangkan menjadi daerah penyanga aerocity BIJB itu sendiri. “Harusnya nama Rebana harus diubah menjadi Rebana Ayu,” tegas Taufik. (oet)

Berita Terkait