Pilpres Tuntas, Jokowi Bilang Jangan Sampai Sama Tetangga Tidak Saling Sapa

Jokowi ditemani Ma'ruf Amin memberikan sambutan setelah menerima surat penetapan presiden-wapres terpilih dari Ketua KPU RI Arief Budiman. FOTO:IWAN TRI WAHYUDI/FIN
Jokowi ditemani Ma'ruf Amin memberikan sambutan setelah menerima surat penetapan presiden-wapres terpilih dari Ketua KPU RI Arief Budiman.FOTO:IWAN TRI WAHYUDI/FIN

Selain itu, dia mengajak seluruh rakyat untuk berhenti berselisih atas nama dukungan terhadap peserta pemilu. Dia mengakui, perbedaan pilihan politik itu memang sempat membelah rakyat. “Kita harus bersatu kembali jadi indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” ucap Jokowi.

Hal yang sama juga disampaikan kepada awak media yang menanti dia di tenda di halaman KPU. “Tidak ada lagi 01 dan 02. Jangan sampai ada lagi antartetangga tidak saling sapa, antarkawan tidak saling omong. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” ujar ayah tiga anak dan kakek dua cucu itu.

Senada, Ma’ruf juga mengajak rakyat untuk fokus pada perjalanan berikutnya. Yakni, bekerja bersama-sama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk kembali rukun. “Mari kita sambung kembali tali silaturahmi sebagai sesama bangsa,” ucapnya.

Sebab, banyak pekerjaan yang masih harus diselesaikan dan memerlukan kebersamaan. Ma’ruf juga menyatakan bahwa penetapan dirinya dan Jokowi sebagai presiden dan wapres terpilih adalah amanat dari rakyat Indonesia. “Amanah dan tanggung jawab ini kami terima dengan ridho dan ikhlas, dan kami berjanji untuk bekerja keras,” tambahnya.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, penetapan tersebut merupakan tindak lanjut perintah UU Pemilu dan turunannya, termasuk peraturan KPU tentang tahapan, program, dan jadwal pemilu 2019. Juga tindak lanjut SK penetapan hasil pemilu 2019 yang juga diperkuat dengan putusan MK yang menolak permohonan paslon 02.

SK tersebut, lanjut Arief, tidak hanya diserahkan kepada presiden dan wapres terpilih. Melainkan juga sejumlah lembaga negara terkait. Yakni kepada Presiden, MPR, DPR, MK, dan MA. Juga diserahkan kepada Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), serta partai-partai politik. Juga tentu saja, kepada Prabowo-Sandiaga.

Penetapan tersebut menandakan selesainya tugas KPU untuk sesi pilpres 2019. Kini, bola konstitusi telah dioper ke gedung MPR. Jokowi dan Maruf akan mengucapkan sumpah/janji sebagai presiden dan wapres di hadapan sidang paripurna MPR 20 Oktober mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, memastikan bakal ada selebrasi atas penetapan Jokowi dan Ma’ruf sebagai pemimpin terpilih. Mengingat, proses pemilu termasuk kampanyenya sudah berlangsung begitu lama. “Tapi tidak berlebihan,” ucapnya.

Dia mencontohkan PDIP yang menjadi kampiun untuk kedua kali secara berturut-turut di Pileg. Partainya tidak melakukan selebrasi. “Justru kami melakukan evaluasi agar ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” lanjut pria yang juga sekjen DPP PDIP itu.

Hasto menambahkan, Jokowi-Ma’ruf di awal masa kerjanya akan meletakkan dasar-dasar gerak cepat untuk pembangunan SDM. Beberapa waktu belakangan, Jokowi memang menegaskan bahwa dia akan fokus membangun SDM di periode kedua. “SDM ini menyentuh seluruh aspek. Dari etika, mentalitas hingga semangat juangnya,” katanya. (tim/ful)

Halaman: 1 2

Berita Terkait