Peserta Open Bidding Dites Kesehatan Mental

Open-Bidding
ILUSTRASI

CIREBON – Kamis (14/11) kemarin, 58 peserta open bidding kembali melakukan berbagai rangkaian tes. Ada sekitar sembilan rangkaian tes yang harus dilalui para peserta.

Kabid Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Kabupaten Cirebon, Sri Darmanto mengatakan, sembilan macam tes yang dilalui oleh para peserta open bidding. Yakni tes intelegensi, tes kepribadian, managerial skill assessment, kompetensi mandiri, project assignment, tes kesehatan mental, lgd, wawancara, dan presentasi.

Untuk rangkaian sembilan tes tersebut, pihaknya bekerja sama dengan assessment center PT Quantum HRM Internasional. “Sembilan tes tadi belum ditangani oleh tim pansel. Namun kita bekerja sama dengan Assessment Center PT Quantum HRM Internasional,” ungkapnya.

Rangkaian tes open bidding akan kembali dilaksanakan pada Jumat (22/11) mendatang. “Nanti dilanjutkan Jumat pekan depan. Nanti dilakukan tes oleh tim pansel. Akan ada wawancara dengan tim pansel,” ujarnya.

Sri memastikan semua proses open bidding dilakukan secara terbuka. Semua proses akan diinfokan, tidak ada satupun yang ditutupi. Semuanya transparan.

Seperti diketahui, kegiatan berbagai macam tes pada seleksi terbuka atau open bidding resmi dibuka, Rabu (13/11). Sebelum memasuki rangkaian tes yang dilaksanakan beberapa hari ke depan, para peserta open bidding langsung mendapatkan pengarahan dari KPK.

Ketua Satgas Korsupgah KPK Wilayah IV Jawa Barat, Sugeng Basuki dalam arahannya meminta para peserta mengikuti semua aturan yang ada. “Ikuti aturan yang ada,” tegasnya.

Sugeng menyampaikan, pihaknya akan mengawal pelaksanaan open bidding. Sehingga tercapai harapan untuk menghasilkan pimpinan yang bersih dan berintegritas.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Supadi Priyatna yang mewakili Bupati Cirebon mengatakan, pelaksanaan open bidding untuk mengisi jabatan eselon dua yang mengalami kekosongan. “Melakukan seleksi terhadap pejabat administrator yang memenuhi syarat untuk mengisi kekosongan 9 formasi JPT Pratama,” tuturnya. (den)

Berita Terkait