Perubahan OPD Sudah Berdasarkan Kajian

Bupati Majalengka menerangkan jika penyusunan struktur OPD yang baru telah melalui tahapan evaluasi, kajian dan pendalaman.FOTO:ANDI AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menegaskan penyusunan ulang struktur organisasi perangkat daerah yang diajukan ke DPRD Kabupaten Majalengka telah melalui sejumlah tahapan kajian, evaluasi, dan pendalaman dalam penyusunannya.

“Perlu kami sampaikan perubahan peraturan daerah no 14 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Majalengka melalui evaluasi kelembagaan bertujuan untuk mewujudkan organisasi pemerintah yang tepat fungsi, tepat ukuran dan sinergis secara berkelanjutan,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, salah satu tujuan dari penyusunan struktur OPD yang baru ini adalah untuk membentuk kelembagaan efektif dengan adanya keselarasan nomenklatur dengan instansi yang lebih tinggi. Sehingga diharapkan dapat menopang dan mengakselerasi perencanaan pembangunan yang telah dicanangkan Pemkab Majalengka.

Diterangkan, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah menjadi acuan bagi daerah untuk menyusun struktur kelembagaan perangkat daerah. Dengan adanya regulasi ini, kata dia, diharapkan dapat membawa perubahan terhadap pembentukan perangkat daerah dengan prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran berdasarkan beban kerja.

Dalam perubahan ini, masing masing perangkat daerah ditetapkan tipelogi yang terdiri dari tipe A, B dan C. Tipelogi perangkat daerah berdasarkan pada variabel dan penilaian yang terdiri dari variabel umum dan variabel teknis yang meliputi jumlah penduduk.

“Diharapkan dengan adayan perubahan SOTK ini dapat meningkatkan  sinergi hubungan yang harmonis dengan seluruh mitra kerja para pemangku kebijakan baik legislatif dan pemerintahan pusat dan pemerintahan provinsi,” imbuh Bupati. (azs)

Berita Terkait