Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Beusi Gantung Diri di Dapur

Ilustrasi.

MAJALENGKA-Uli Suhali (64) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri (gandir), Kamis (18/7). Warga Blok Jumat, RT 01 RW 02, Desa Beusi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka ini pertama kali ditemukan oleh istrinya sudah dalam keadaan meninggal. Menggantung di dapur menggunakan seutas tali tambang yang diikat di bagian atap.

Korban nekat gandir diduga karena sakit menahun yang dideritanya. Hal itu berdasarkan keterangan keluarga, bahwa  korban sudah lama menderita sakit asam urat dan tidak kunjung sembuh. Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong.

Kapolsek Ligung AKP Toto Sumarto mengungkapkan, korban diduga bunuh diri siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Istri korban, Sukini (62) sedang tidak ada di rumah. “Setelah dilepaskan dari jeratan tali yang menggantung tubuhnya, Uli Suhali diketahui sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Saat dibawa ke dalam rumah, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Ligung melalui dr Agung Daryanto tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah, dan enggan melanjutkan proses autopsi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi korban meninggal dunia akibat terjepit saluran nafas. Pada bagian leher juga terdapat bekas tali, lidah dalam keadaan menjulur. Serta pada bagian kemaluan keluar air seni,” tandas kapolsek. (ono)

Berita Terkait