Pentingnya Pemahaman Pajak untuk UMKM

CIREBON-Jelang tutup tahun, Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) melakukan seminar secara maraton. Tujuannya, meningkatkan kapasitas UMKM dalam hal perpajakan dan kewirausahaan. Hal ini dilakukan untuk menghadapi tahun 2020 yang diprediksi lebih ketat persaingan dan kewajiban memenuhi peraturan pemerintah.

Kepala Disdagkop-UKM Kota Cirebon drh Maharani Dewi mengatakan, sejumlah kegiatan ini dimaksudkan untuk memacu dan memotivasi UMKM dalam meningkatkan usaha yang sedang dijalankan. UMKM agar tidak mudah menyerah dan berkecil hati menghadapi tantangan dalam dunia usaha yang digeluti.

“Seminar ini juga menekankan pentingnya totalitas kemandirian dalam berwirausaha. Semisal kemasan produk yang baik. Tentu akan membuat orang tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. Baik secara online maupun offline,” ujar Maharani kepada Radar Cirebon, Kamis (28/11).

Melalui seminar kewirausahaan ini, Maharani mengharapkan para peserta pelaku usaha UMKM dapat menimba ilmu agar menjadi lebih inovatif. Mampu menghasilkan produk lokal dengan kemandirian didalamnya dan juga membuka lapangan kerja bagi orang di sekitarnya.

Pihaknya juga akan membantu memfasilitasi permodalan melalui perbankan. Asalkan UMKM yang dibina mampu menunjukkan kemampuan, kemandirian dalam menghasilkan produk. “Kita akan bantu melalui beberapa bank seperti BJB. Karena ada kredit untuk usaha kecil yang harus mereka salurkan,” ungkapnya.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Drs Saefudin Jupri menambahkan, pengusaha dari kalangan UMKM ini juga harus memiliki NPWP. Sebagai warga negara yang baik, tentunya harus membantu negara dengan membayar pajak. Sesuai peraturan pemerintah, pajak UMKM ini terbilang kecil dan tidak memberatkan. Sebelumnya dipatok 1 persen saat ini hanya 0,5 persen yang merupakan pajak penghasilan (PPh). (gus)

Berita Terkait