Pengabdian Dosen UGJ Membentuk Komunitas Sukarelawan Penggerak Sungai

Optimalkan Sungai Berbasis Ekonomis dan Tempat Wisata

CIREBON-Persoalan sampah di Kabupaten Cirebon belum juga tuntas. Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi korban kejahatan sampah. Kondisi itu di respons Dosen Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon Fakultas Ekonomi prodi manajemen.

Melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) mencoba mengambil potensi tersebut. Caranya, membentuk komunitas sukarelawan penggerak pengoptimalan sungai yang terdiri dari beberapa warga. Tentunya, mereka yang peduli dan punya komitmen tinggi. Alhasil, komunitas ini mampu mentransfer kepedulian ini kepada warga.

Anna suzana SE MM dan Erwin Budianto SE MM melihat potensi yang besar di Kecamatan Tengahtani. Dua dosen tersebut melirik sungai cipager yang melintasi beberapa desa seperti Desa Batembat, Kalibaru, dan sungai besar dengan aliran air yang tidak pernah kering.

“Sayang potensi ini belum di manfaatkan warga selain untuk kebutuhan rumah tangga sehari hari, padahal potensi sungai bisa di manfaatkan secara optimal bahkan bisa menambah perekonomian warga terutama sekitar bantaran sungai,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Namun sungai tersebut sangat disayangkan menjadi tempat pembuangan sampah terutama warga yang tidak berada langsung disekitar sungai. Karena itu, pihaknya mencoba membuka dan sosialisasi bahwa ketika terbangun pengetahuan, masyarakat akan peduli terhadap sungai tersebut.

“Masyarakat akan sadar rasa belongingness terhadap lingkungan dan atas sungai, sehingga sungai bisa dioptimalkan fungsinya. Namun proses penyadaran ini tidak mudah membutuhkan waktu relatif tidak singkat,” terangnya.

Untuk mewujudkan itu semua, sambung Anna, tentunya dengan dukungan semua pihak. Bahkan, Camat Tengahtani, Drs Tata Sunirta Msi begitu besar ingin sungai tersebut menjadi tempat yang representatif aktifitas warga baik untuk kongkow maupun sebagai tempat mencari inspirasi.

“Tidak hanya itu, jauh kedepan sungai bisa difungsikan. sebagai tempat wisata seperti yang sudah di gagas oleh beberapa daerah lain yang mengoptimalkan sungai sebagai destinasi wisata,” paparnya.

Dari hasil diskusi dengan pihak kecamatan, tambah Anna, pihaknya mendapat dukungan penuh dari beberapa pihak yaitu Camat Tengahtani, Yayan Hendriyan Kasie Ekbang, Ketua BPD, kuwu , beserta pengiat lainnya Desa Kalibaru. “Harapan kedepan bahwa SDM komunitas mampu berbuat banyak bagi pendampingan pengoptimalan sungai bernilai ekonomi,” pungkasnya. (sam)

 

Berita Terkait