Penemuan Mortir Aktif Bikin Geger Warga Gebang

MORTIR-AKTIF-BIKIN-GEGER-WARGA-GEBANG
Mortir diduga aktif ditemukan warga Blok Karanganyar Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Senin (23/9). Foto: Andri Wiguna/Radar Cirebon

CIREBON – Warga RT 02 RW 07 Blok Karanganyar Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan mortir oleh Rusmana, seorang tukang rongsok, senin (23/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga mortir masih aktif.

Kejadian penemuan tersebut pertama kali diketahui Ustad Jaya yang langsung melaporkan ke Polsek Gebang untuk diteruskan ke Tim Jihandak Sat Brimob Kompi C Polda Jabar untuk diamankan.

Saat ditemui Radar Cirebon, Ustad Jaya memaparkan, jika benda mirip mortir tersebut pertama kali ditemukan bapaknya. Saat itu, bapaknya yang sehari-hari bekerja menjadi tukang rongsok seperti biasa tiap pagi keliling membeli rongsok dari warga.

Ketika selesai keliling kemudian pulang dan membongkar barang rongsok hasil dari keliling pencariannya. Saat diperiksa satu per satu untuk memisahkan kelompok-kelompok barang tersebut tiba-tiba melihat benda besi mirip mortir.

“Saat dipilah ada benda mirip mortir. Untuk memastikan akhirnya searching di google dan ternyata benda tersebut adalah mortir. Demi menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi akhirnya melaporkan kejadian penemuan tersebut ke Polsek Gebang,” ujar Ustad Jaya.

Sementara itu, Rusmana mengaku tidak mengingat benda mirip mortir tersebut didapat dari mana dan kapan. Karena setiap kali melakukan pembelian besi tua, dilakukan secara borongan dengan barang bekas lainnya dalam satu karung.

“Jadi belinya borongan, saya lupa dapat dari mana. Seperti biasa ketika sudah beberapa minggu dibongkar dan dipilah, barang rongsoknya untuk dijual ke bandar rongsok. Saat pemilahan yang dilakulan istri dan anak-anaknya ada barang besi tua yang diduga mortir,” tuturnya.

Pihak Polsek Gebang pun langsung berkoordinasi dengan tim penjinak bom untuk mengamankan benda yang diduga mortar tersebut. bahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Benda tersebut dibawa ke ruang terbuka dekat sungai sambil menunggu tim penjinak bom datang. (dri)

Berita Terkait