Pemudik Konsumsi BBM Berkualitas

ILUSTRASI-PERTAMAX

JAKARTA-Fenomena menarik mudik Lebaran tahun ini. Yakni konsumsi BBM berkualitas Pertamina beroktan tinggi meningkat. Peningkatan konsumsi terjadi pada BBM jenis Pertamax dan Pertamina Dex di atas 7 persen hingga 16 persen.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, tingginya konsumsi BBM kualitas tinggi menandakan masyarakat telah sadar untuk keawetan mesin dan peduli dengan lingkungan.

“Pada H-6 arus mudik peningkatan konsumsi yang signifikan terjadi pada BBM jenis Pertamax yang naik di atas 7 persen, Pertamax Turbo naik di atas 21 persen dan Pertamina Dex naik tembus di atas 16%,” ujar Fajriyah dalam keterangan tertulisnya kepada Fajar Indonesia Network (Radar Cirebon Group).

Fajriyah menjelaskan, penggunaan Pertamax series cocok untuk perjalanan jauh. Keunggulannya, mesin menjadi lebih dingin, irit bahan bakar (efisiensi), keawetan mesin, dan meningkatkan performa mesin serta ramah lingkungan. Pertamax Turbo dengan Research Octane Number (RON) 98 dan Pertamax dengan RON 92 untuk kendaraan mesin bensin, serta Pertamina Dex dengan Cetane Number (CN) 53 untuk kendaraan mesin diesel akan menjamin pembakaran mesin kendaraan pemudik akan lebih sempurna dan maksimal.

Fajriyah memastikan masyarakat atau pemudik tidak khawatirkan layanan dan stok BBM berkurang. Sebab sejauh jauh-jauh hari Pertamina telah mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM. “Kami telah mengantisipasi peningkatan konsumsi ini dengan menyiagakan layanan baik di SPBU regular maupun layanan tambahan. Stok BBM kami pastikan berada di atas rata-rata normal,” tutur dia.

Fajriyah menambahkan, Pertamina telah menyediakan stok BBM di atas rata-rata normal. Artinya tidak akan ada kelangkaan BBM selama memenuhi untuk arus mudik maupun arus balik. “Stok bahan bakar kami sediakan di atas normal. Contohnya stok Pertamax di layanan tambahan Kiosk Pertamina Siaga disediakan lebih dari 240KL dengan realisasi penjualan Pertamax hingga hari ini di angka 207 KL,” tambahnya.

Sementara Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi memberikan masukan kepada Pertamina agar mempunyai contigensi plan untuk area tol trans Jawa dan trans Sumatera. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi kemacetan panjang di luar skenario yang telah disusun.

“YLKI memberikan apresiasi bagi Pertamina mengerahkan pasokan BBM dan gas elpiji untuk 21 hari dalam rangka mudik Lebara,” kata Tulus. YLKI juga meminta kepada Pertamina juga untuk memantau area luar rest jalan tol agar tidak terlambat pasokan BBM di SPBU seperti Brebes menuju Purwokerto, jalan Buntu-Cilacap menuju Kutoarjo.

Tak hanya pasokan BBM saja, YLKI meminta juga supaya PT Pertamina menjamin kualitas pelayanan SPBU, terkait kebersihan dan kecukupan air bersih di toilet khususnya toilet perempuan. Sekaligus kebersihan musala untuk beribadah, karena sangat penting bahwa konsumen tidak hanya singgah di SPBU untuk mengisi BBM saja, tetapi ke toilet, ibadah, bahkan istirahat.

Lebaran tahun ini, Pertamina menyiagakan lebih dari 6.500 SPBU di seluruh Indonesia. Khusus untuk di jalur mudik, Pertamina meyiagakan lebih dari 800 SPBU, 26 mobile dispenser, 62 kiosk Pertamina Siaga, 200 motoris BBM kemasan, 115 kantong SPBU, dan 15 rumah Pertamina Siaga yang tersebar di jalur pantura, tol Jawa, jalur selatan, dan tol Sumatera. (din/fin)

Berita Terkait