Pemasangan Kawat Efektif Jaring Sampah Kali Cipadu

Sungai Cipadu di depan Keraton Kasepuhan telah dipasang kawat untuk menjaring sampah dari hulu maupun dari hilir yang terbawa arus pasang.FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Kali Cipadu yang membentang dari Jagasatru hingga ke muara laut, masih dilakukan penataan. Terutama yang melintas di depan Keraton Kasepuhan, telah dipasang kawat untuk menjaring sampah dari hulu maupun dari hilir yang terbawa arus pasang.

Kepala Bidang PSA Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon Agung Kemal Hasan ST MM mengatakan, untuk tahun anggaran ini pihaknya memprioritaskan terlebih dahulu bagian kali yang didepan keraton. Ini dilakukan agar kali terlihat bersih dan indah, sejalan dengan Keraton Kasepuhan yang merupakan salah satu ikon wisata budaya dan sejarah Kota Cirebon.

“Iya anggaran tahun ini untuk pembuatan dua unit kawat penjaring sampah di depan keraton, pengangkatan sedimentasi dan sampah, pemasangan plang larangan membuang sampah dan sosialisasi,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Selain itu, pada dasar kali sudah dicor dan senderannya dipasang batu alam agar terlihat rapih. Untuk menambah estetika, sebagian tembok atas senderan sedang di cat dengan motif batik mega mendung. Untuk sampah yang terjaring di kawat, pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH dalam pengangkutan sampah, dan ini sudah rutin dilaksanakan. Pihak PU yang mengangkat sedimentasi dan sampah, sementara DLH dengan armadanya mengangkut dan membuangnya.

Menurutnya, pemasangan kawat ini mampu meminimalisir sampah yang menumpuk didepan keraton seperti pada beberapa waktu lalu. Hanya saja diakuinya, air kali tetaplah kotor karena bercampur dengan limbah dari berbagai pembuangan, seperti limbah rumah tangga dan lainnya.

“Insya Allah anggaran tahun depan bisa mengakomodir kebutuhan pembiayaan penataan Kali Cipadu secara keseluruhan. Dan yang terpenting, peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan kali itu sendiri,” tandasnya. (gus)

Berita Terkait